Ini Target Pertanian Cina Usai Pastikan Ketahanan Pangan Satu Dekade

Tanaman gandum. (Pixabay/Candice Candice)

Editor: Arif Sodhiq - Selasa, 28 Juni 2022 | 09:00 WIB

Setelah satu dekade berhasil memastikan ketahanan pangan, Cina akan lebih memperluas kapasitas produksi untuk menstabilkan produksi dan pasokan di dalam negeri. Hal itu sebagai upaya mengatasi ketidakpastian akibat lingkungan eksternal dan memegang teguh inisiatif ketahanan pangan nasional.

Wakil Menteri Pertanian dan Urusan Pedesaan Cina, Deng Xiaogang memastikan ketahanan pangan bagi 1,4 miliar penduduknya selalu menjadi prioritas utama. Dia menyoroti pencapaian negara di sektor pertanian dan pedesaan sejak satu dekade terakhir.

Selama 10 tahun terakhir, Cina telah membudidayakan dan meningkatkan sejumlah benih unggul, berkualitas tinggi, multi-tahan dan beradaptasi secara luas, dengan luas lahan pertanian tanaman yang dikembangkan secara mandiri terhitung lebih dari 95 persen,” ujar Deng seperti dikutip Global Times.

Cina memiliki sekitar 60 juta hektare lahan pertanian berstandar tinggi dengan fasilitas air irigasi pendukung yang ditingkatkan.

Kapasitas produksi biji-bijian Cina terus meningkat dengan output lebih dari 650 juta ton selama tujuh tahun berturut-turut. Sementara sumber daya biji-bijian per kapita mencapai 483 kilogram, mencapai biji-bijian dasar swasembada dan ketahanan pangan.

Beijing terus menggencarkan mekanisasi sektor pertanian untuk meningkatkan produksi biji-bijian dan efisiensi panen, serta mengurangi biaya produksi. Tingkat mekanisasi membajak dan memanen tiga tanaman pangan utama Cina yaitu gandum, jagung, dan padi masing-masing melebihi 97 persen, 90 persen, dan 85 persen.

Dengan upaya pemerintah pusat dan daerah, panen gandum musim panas tahun ini telah mendapat kepastian, meletakkan dasar yang kuat dalam hasil panen gandum tahunan, kata Deng.

Baca Juga: Ini Target Pertanian Cina Usai Pastikan Ketahanan Pangan Satu Dekade
Tak Kenal Musim Tanam, Gadung Bisa Jadi Sumber Penghasilan Tambahan Petani

Di tengah meningkatnya ketegangan internasional yang berpotensi krisis pangan, Cina bergerak memastikan ketahanan pangan dan mengharuskan otoritas lokal melakukan semua hal untuk menjamin panen gandum musim panas dan memperluas penanaman kedelai.

Sejauh ini, pencapaian Cina efektif dalam produksi kedelai. Area penanaman rapeseed - bahan baku utama untuk produksi minyakjuga meningkat secara signifikan dan diperkirakan akan melebihi 6,7 juta hektare pada tahun 2022.

 

Sariagri - 

 

Video Terkait