Hasil Pertanian Negaranya Meningkat, Pakistan Berterima Kasih kepada Cina

Tanaman gandum. (Piqsels)

Editor: Dera - Sabtu, 18 Juni 2022 | 21:00 WIB

Sariagri - Akademi Ilmu Pertanian Yunnan (YAAS) Cina dan Dewan Penelitian Pertanian Pakistan (PARC) menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk meningkatkan kerja sama pertanian antara Cina dan Pakistan. 

Dalam upacara penandatanganan yang dilaksanakan secara online tersebut, Presiden YAAS, Wang Jihua, mengatakan bahwa kerja sama dengan Pakistan telah membuahkan hasil yang bermanfaat dalam bidang gandum, kentang, tebu, pisang, dan perlindungan tanaman.

Lebih lanjut, Wang menjelaskan bahwa pertukaran informasi mengenai peringatan dini dan pencegahan belalang gurun serta penelitian kolaboratif tentang penyakit gandum dan pemuliaan tanaman telah menjadi contoh yang baik dari kerjasama sci-tech Cina-Pakistan.

Menyoroti hasil kerja sama antara kedua belah pihak, Duta Besar Pakistan untuk Cina, Moinul Haque, mengatakan bahwa dirinya merasa senang melihat pengalaman dan keahlian Cina karena telah memberikan kontribusi terhadap peningkatan hasil panen, perlindungan tanaman, dan pengendalian hama di Pakistan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Cina karena tahun lalu telah membantu kami dalam pencegahan belalang, serta Kementerian Pertanian dan Daerah Pedesaan Cina juga telah memberi kami drone khusus untuk membantu kami dalam perlindungan tanaman dan pengendalian hama,” ujar Duta Besar Pakistan untuk Cina, Moinul Haque, seperti dikutip China Economic Net.

Baca Juga: Hasil Pertanian Negaranya Meningkat, Pakistan Berterima Kasih kepada Cina
Serangan Hama Belalang Kian Ganas, Sumba Timur Minta Bantuan Pemerintah

Haque berharap kerja sama di masa depan antara kedua institusi akan lebih meningkatkan kapasitas ilmuwan, peneliti, dan institusi Pakistan, serta membantu meningkatkan hasil panen dengan meningkatkan perlindungan tanaman dan pengendalian hama.

Sebagai bagian dari MoU, kedua belah pihak akan bekerja sama untuk membangun laboratorium pusat penelitian pertanian dan memperkuat kerja sama penelitian hama pertanian lintas batas, budidaya, serta pelatihan ilmiah dan teknologi.

Video Terkait