Pemkab Penajam Siap Bantu Pendistribusian Beras Petani Lokal

Seorang petani sedang mengemas jagung pipilan ke dalam karung di Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, NTB. (Antara)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 17 Juni 2022 | 18:20 WIB

Sariagri - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara di Provinsi Kalimantan Timur siap membantu pendistribusian beras petani lokal dengan mengarahkan ASN di lingkungan pemerintah kabupaten setempat untuk konsumsi beras lokal.

Pelaksana tugas Bupati Penajam Paser Utara, Hamdam Pongrewa mengatakan salah satu persoalan yang masih dihadapi petani tanaman padi adalah pemasaran beras hasil petani lokal.

"Kami yakin pemerintah kabupaten bisa berikan solusi terbaik untuk pemasaran beras petani lokal itu," ujarnya.

Solusi jangka pendek direncanakan pemasaran beras lokal melalui koperasi yang dibentuk Korp Pegawai Negeri (Korpri) Kabupaten Penajam Paser Utara.

Koperasi Korpri Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut akan membantu pendistribusian beras petani lokal untuk kebutuhan ASN atau PNS (pegawai negeri sipil) di daerah berjuluk "Benuo Taka".

"Koperasi itu bisa beli gabah atau beras petani untuk dikelola dan disalurkan kepada seluruh PNS di lingkungan pemerintah kabupaten," ucapnya.

Untuk pemenuhan kebutuhan beras ASN tentu ada syarat yang harus dipenuhi menurut dia, beras para petani harus bisa memenuhi standar untuk dikonsumsi.

Keberadaan Ibu Kota Negara atau IKN Indonesia baru bernama Nusantara juga merupakan peluang besar bagi para petani tanaman padi Kabupaten Penajam Paser Utara.

Baca Juga: Pemkab Penajam Siap Bantu Pendistribusian Beras Petani Lokal
Petani dan Mahasiswa Kibarkan Bendera Setengah Tiang di Sulteng

Kehadiran pendatang di IKN Nusantara jelas dia, akan menambah jumlah kebutuhan pangan yang dapat disuplai dari Kabupaten Penajam Paser Utara. Diharapkan masyarakat petani tetap serius menjalankan pekerjaan sebagai petani dan selalu mengikuti petunjuk dari para penyuluh pertanian.

"Penyuluh pertanian punya ilmu yang ditujukan untuk kemajuan pertanian dan dapat tingkatkan ekonomi para petani," tukas Hamdam Pongrewa.

Video Terkait