Cina Luncurkan 'Beras Air Laut' Skala Besar untuk Tingkatkan Produksi

Tanaman padi. (Pixabay/Trung Hieu Dang)

Editor: Arif Sodhiq - Kamis, 26 Mei 2022 | 09:00 WIB

Cina melakukan terobosan dengan meluncurkan beras toleran salin-alkali atau lebih dikenal sebagai beras air laut di sejumlah  tempat pada pekan iniLangkah ini untuk meningkatkan produksi beras karena Cina ingin memastikan ketahanan pangan mereka di tengah pasar pertanian global yang semakin tidak menentu.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Beras Toleran Salin-Alkali Qingdao mengatakan kepada Global Times, area pertanaman domestik beras air laut lebih dari 600.000 mu (40.000 hektare) pada akhir tahun 2021. Diproyeksikan luas area pertanaman akan menjadi melebihi 1 juta mu (67.000 hektare) pada tahun 2022.

Cina memiliki 1,5 miliar mu (100 juta hektare) tanah salin-alkali dan 3 juta mu (200.000 hektare) dapat ditingkatkan,” ujar  Direktur Departemen R&D Teknologi di Pusat Penelitian dan Pengembangan Beras Toleran Salin-Alkali Qingdao, Wan Jili.

Dia menambahkan tujuan perluasan area 67.000 hektare tanah salin-alkali pada tahun 2022 akan menjadi tonggak sejarah.

Saat ini, area penanaman padi toleran salin-alkali didistribusikan di tujuh provinsi, termasuk Daerah Otonomi Uygur Xinjiang Cina Barat Laut, provinsi Zhejiang dan Jiangsu di Cina Timur, serta Provinsi Heilongjiang dan Liaoning di Cina Timur Laut.

Spesies padi yang kami tanam dapat tumbuh di air asin dengan konsentrasi 8 per 1.000 dan output per mu dapat mencapai sekitar 450 kilogram, sekitar setengah dari output beras biasa, kata Wan.

Dia mengatakan, meski produksi padi toleran salin-alkali rendah, itu lebih baik daripada tidak menghasilkan apa-apa dari lahan 'terbuang'.

Pemimpin redaksi situs berita industri, cngrain.com, Jiao Shanwei, mengatakan kepada Global Times, beras merupakan salah satu tanaman biji-bijian paling penting bagi penduduk Cina sehingga hasilnya menarik perhatian otoritas pertanian.

“Cina dapat memproduksi sekitar 200 juta ton beras setiap tahun saat ini jika tidak ada bencana alam skala besar, dan beras sedikit kelebihan pasokan di pasar,” katanya.

Baca Juga: Cina Luncurkan 'Beras Air Laut' Skala Besar untuk Tingkatkan Produksi
Dukungan Cina dalam Pengembangan Pertanian Diapresiasi Negara Ini

Shanwei menjelaskan beberapa negara telah memperketat ekspor biji-bijian, tetapi tindakan mereka hampir tidak mempengaruhi keamanan biji-bijian Cina, terutama beras.

Dikembangkan Bapak Beras Hibrida Cina, Yuan Longping, beras air laut merupakan terobosan besar dalam upaya Cina untuk memperluas produksi beras.

 

Sariagri -  

Video Terkait