Mentan: Produksi dan Produktivitas Pangan Harus Ditopang SDM Unggul

Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo. (Sariagri/Antara)

Editor: Arif Sodhiq - Kamis, 26 Mei 2022 | 06:00 WIB

Sariagri - Komando Strategi Pembagunan Pertanian (KostraTani) berperan penting dalam penguatan ketahanan pangan di dalam negeri melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sektor pertanian. SDM berkualitas akan meningkatkan produktivitas dan produksi pertanian. 

“Produksi dan produktivitas pangan kita harus ditopang oleh kualitas SDM pertanian yang unggul kalau kita ingin mencapai sektor pertanian yang maju, mandiri, dan modern,” ujar Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/5/2022). 

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) Dedi Nursyamsi menekankan peran penyuluh bagi pertanian Indonesia, khususnya melalui KostraTani sebagai agen perubahan peradaban pertanian. 

“Penyuluh adalah agen perubahan peradaban pertanian. Kalau peradaban pertanian kita berubah, itu dipastikan berkat peran penyuluh,” katanya. 

Untuk mencapai target itu, BPPSDMP memperkuat peran KostraTani sebagai Pusat Gerakan Pembangunan Pertanian Nasional. 

BPPSDMP menggandeng Komisi IV DPR-RI mengadakan Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh secara maraton di Kalimantan Barat (Kalbar) pada 12-14 Mei 2022. Kegiatan Bimtek dilaksanakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) pendidikan dari BPPSDMP Kementan di Kalimantan, yakni SMK-PP Negeri Banjarbaru. 

Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru Budi Santoso mengatakan  Bimtek merupakan kerja sama parlemen dengan Kementan. Tujuannya meningkatkan kemampuan dan kapasitas petani dalam berusaha tani, pengetahuan dan keterampilan serta transfer informasi kepada petani.

Anggota Komisi IV DPR Daniel Johan berharap kegiatan Bimtek akan mendukung upaya menjadikan Kalbar sebagai lumbung pangan nasional di Kalimantan. 

Baca Juga: Mentan: Produksi dan Produktivitas Pangan Harus Ditopang SDM Unggul
Menjanjikan, Kementan Tingkatkan Peran Generasi Muda di Sektor Pertanian

Khusus Kabupaten Mempawah, dia mengharapkan keberadaan pelabuhan internasional di Mempawah, mendorong petani untuk menangkap peluang ekspor komoditas pertanian.

Kegiatan Bimtek diikuti 280 petani didominasi milenial dan penyuluh mengikuti pelatihan. Sedangkan narasumbernya adalah praktisi pertanian H Sharan dan Rajali SJ, Ketua DPW Perhiptani Mahendra Perdana, Sekjen Perhiptani Abdul Kadir dan Ketua DPW Gerbang Tani Kalbar Heri Mustari. 


 

Video Terkait