KUR Kurangi Beban di Awal Masa Tanam dan Jauhkan Petani dari Rentenir

Lahan persawahan. (Piqsels)

Editor: Arif Sodhiq - Rabu, 25 Mei 2022 | 17:30 WIB

Sariagri - Keberadaan kredit usaha rakyat (KUR) bidang pertanian dinilai berperan penting untuk mengurangi beban petani saat awal masa tanam. KUR dapat menjauhkan petani dari meminjam modal dengan bunga tinggi dari para rentenir.

"Dengan adanya fasilitas akses petani berupa program KUR di bidang pertanian, maka petani akan jauh lebih produktif apabila dapat terbantu permodalannya dalam bertani," ujar Guru Besar Ekonomi Pertanian Universitas Negeri Semarang Prof. Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti di Semarang, Rabu (25/5/2022).

Menurut dia, pemerintah perlu mengurangi beban petani dengan  memfasilitasi kemudahan akses ke perbankan atau lembaga penyalur KUR lainnya dan memastikan ketersediaan jaringan irigasi pertanian yang baik.

"KUR pertanian dapat membantu petani memperoleh modal dalam memulai usaha tani dan juga membantu petani untuk terhindar dari jeratan utang rentenir yang dapat membebani para petani," katanya.

Selain itu, Sucihatiningsih menilai peranan penyuluh pertanian cukup penting karena masih terdapat para petani yang mungkin belum memiliki cukup informasi mengenai manfaat dan tata cara mengakses KUR pertanian.

"Karena keterbatasan informasi dan pengetahuan, di sini peran penyuluh pertanian sangat vital untuk membimbing para petani tentang tata cara memperoleh KUR pertanian," katanya.

Baca Juga: KUR Kurangi Beban di Awal Masa Tanam dan Jauhkan Petani dari Rentenir
Mafia Pupuk di Indonesia: Permasalahan Tahunan yang Tak Kunjung Teratasi



Menurut dia, pembatasan pupuk subsidi saat ini perlu menjadi perhatian penting. Sebab dalam jumlah pupuk yang terbatas, petani mesti mencari alternatif dalam memenuhi kebutuhan pupuk.

"Perlu kemandirian petani menyediakan kebutuhan pupuk melalui pembuatan pupuk organik dari limbah ternak. Hal ini sekaligus menjadi peluang diimplementasikannya pertanian terintegrasi supaya tercipta sirkular ekonomi yang dapat meningkatkan efisiensi pertanian," pungkasnya.

Video Terkait