Pelaku Pertanian Ceko Tolak Rencana Perluasan Pertanian Organik Uni Eropa

Pertanian organik. (Pexels)

Editor: Arif Sodhiq - Selasa, 24 Mei 2022 | 11:00 WIB

Sariagri - Agrobisnis Republik Ceko yang besar menentang rencana Uni Eropa (UE) memperluas pertanian organik hingga 25% dari luas lahan. Mereka memperingatkan kemungkinan kenaikan harga pangan di tengah situasi yang tidak menentu akibat perang di Ukraina.

Uni Eropa memiliki rencana ambisius sebagai bagian dari strategi pertanian andalannya yaitu memastikan minimal 25% dari total lahan pertanian adalah organik pada tahun 2030.

Rencana itu menuai reaksi beragam. Banyak petani dan anggota parlemen menilai mandat itu akan memiliki dampak merugikan sektor pertanian. Saat ini lebih dari 15% lahan pertanian Ceko ditanami dengan sistem organik.

“Kami tidak setuju dengan penetapan persentase wajib lahan pertanian organik di negara-negara anggota,” ujar Ketua Kamar Agraria Republik Ceko, Jan Dolezal kepada EURACTIV.cz.

Menurut dia, UE seharusnya menciptakan insentif positif bagi petani dan mengamankan penjualan, karena ini satu-satunya cara memproduksi makanan organik dengan harga konsumen. Dolezal juga mengingatkan bahwa penelitian baru-baru ini oleh Universitas Wageningen menyatakan perluasan pertanian organik yang direncanakan di UE dapat menyebabkan pengurangan produksi pertanian.

Penelitian ini juga memperingatkan kemungkinan kenaikan harga pangan hingga 25% untuk produksi ternak. Saat ini, luas lahan organik baru sekitar 9% dari area pertanian UE.

Anggota perlemen Eropa untuk Ceko, Veronika Vrecionová  prihatin dengan rencana UE.

“Target 25% lahan pertanian organik tinggi dan akan sulit untuk mencapai tingkat UE,” katanya.  

Sementara Wakil Ketua Asosiasi Pertanian Swasta Republik Ceko, Jan tefl menilai target 25% luas lahan untuk pertanian seperti rencana UE realistis. Dia mencontohkan Austria yang sudah memanfaatkan 23% lahannya untuk pertanian organik.

Baca Juga: Pelaku Pertanian Ceko Tolak Rencana Perluasan Pertanian Organik Uni Eropa
Ilmuwan Cina Temukan Gen Baru Tingkatkan Hasil Produksi Gandum



Menurut dia, Republik Ceko dengan luas lahan 15% di atas rata-rata negara UE bisa berbuat lebih baik.

“Misalnya, area organik tumbuh secara signifikan di negara-negara Nordik dan Jerman memiliki ambisi tinggi ke arah ini dan pasti akan memenuhi target ini,” kata Stefl.

Dia menambahkan perang di Ukraina dan dampaknya tidak akan membahayakan ambisi ekologis. Naiknya harga pestisida dan pupuk, terutama dari gas alam Rusia dapat mendorong petani untuk mencari alternatif lain.

 

Video Terkait