Harga Pupuk Naik, Cina Siapkan Subsidi Rp21,9 Triliun untuk Petani

Tanaman gandum. (Piqsels)

Editor: Dera - Senin, 23 Mei 2022 | 10:30 WIB

Pemerintah Cina menyediakan dana sebesar 10 miliar yuan (sekitar Rp21,9 triliun) untuk subsidi "satu kali" guna mendukung individu atau perusahaan yang terlibat dalam budidaya dan produksi biji-bijian.

Menurut sebuah pernyataan yang diterbitkan pada hari Minggu (22/5) oleh Kementerian Keuangan Cina, seperti dilansir reuters, subsidi itu bertujuan untuk mendukung para petani biji-bijian selama panen musim panas dan musim gugur serta periode menabur.

Subsidi itu diharapkan dapat mengurangi dampak kenaikan biaya dan lebih meningkatkan antusiasme para petani untuk menanam biji-bijian.

Pengumuman itu muncul pada saat para petani Cina tengah bergulat dengan harga pupuk yang tinggi, yang melonjak secara global sejak tahun lalu.

Baca Juga: Harga Pupuk Naik, Cina Siapkan Subsidi Rp21,9 Triliun untuk Petani
Korupsi Pupuk Hayati Eks Dirjen Hortikultura Rugikan Negara Rp12,9 Miliar

Panen gandum mendatang di Cina akan diawasi dengan ketat setelah hujan lebat musim gugur lalu yang membuat tanaman dalam keadaan buruk sebelum musim dingin.

Beijing memfokuskan kembali pada keamanan biji-bijian, prioritas kebijakan utama yang menjadi semakin menonjol sejak pandemi Covid-19 pada awal 2020 dan terlebih lagi sejak dimulainya perang di negara penghasil biji-bijian Ukraina pada akhir Februari. 

Video Terkait