Petani Negara Ini Dapatkan Manfaat dari Teknik Pertanian Padi Cina

Ilustrasi - Tanaman padi. (Pixabay)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Minggu, 22 Mei 2022 | 17:30 WIB

Para peserta pelatihan teknik pertanian padi Cina di Burundi mengaku hidup mereka telah berubah secara positif karena ilmu yang telah dipelajarinya ituKetua koperasi Kazozakezamubikorwa di Gihanga, Emmanuel Nizigiyimana, menjelaskan bahwa varietas padi Cina yang dipopulerkan di pusat demonstrasi Gihanga di Provinsi Bubanza berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Nizigiyimana mengatakan kepada Xinhua bahwa pelatihan tersebut juga berkontribusi positif bagi ketahanan pangan.

“Saat ini, berkat produksi beras yang baik karena adanya pelatihan varietas padi Cina pada umumnya dan padi hibrida pada khususnya, anggota koperasi kami menikmati manfaat secara sosial dan ekonomi,” ujarnya.

Awalnya, produksi padi varietas lokal di tempat Nizigiyimana hanya menghasilkan kurang dari 4 ton per hektare. Namun, saat ini telah meningkat antara 9—10 ton per hektare dengan beras Cina. Masa panen padi juga hanya 90 hari, sedangkan masa panen padi lokal tidak boleh kurang dari tiga bulan dua minggu.

Varietas padi Cina tahan terhadap penyakit yang berbeda dengan varietas lokal,” tambah Nizigiyimana.

Dia meminta Pemerintah Burundi agar mempopulerkan teknik pertanian padi Cina di seluruh negeri sehingga semua orang dapat memanfaatkan teknik itu. Sementara Nizigiyimana juga meminta Pemerintah Cina untuk membantu dalam teknik irigasi.

Baca Juga: Petani Negara Ini Dapatkan Manfaat dari Teknik Pertanian Padi Cina
UGM Manfaatkan Lahan Tidur di Klaten, Kembangkan Padi Unggul

Burundi dan Cina telah bekerja sama di berbagai sektor termasuk pertanian, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan energi sejak tahun 1963.

Para petani dan mahasiswa Burundi mendapatkan pelatihan pertanian padi di bawah kepemimpinan Yang Huade. Pakar pertanian padi Cina itu telah menerima penghargaan dari Presiden Burundi, Evariste Ndayishimiye, dalam rangka Hari Buruh Internasional karena telah mengubah kehidupan penduduk negara itu secara positif.

 

Video Terkait