Mengenal Kemiri Sunan, Tanaman Langka Sumber Bahan Baku Biodiesel

Kemiri sunan salah satu jenis tanaman yang mengandung minyak nabati potensial sebagai bahan baku biodiesel. (Balitbangtan)

Editor: Arif Sodhiq - Kamis, 19 Mei 2022 | 14:00 WIB

Sariagri - Kemiri sunan merupakan salah satu jenis tanaman yang mengandung minyak nabati potensial sebagai bahan baku biodiesel. Jenis kemiri Reutealis trisperma dikembangkan warga Tiongkok di daerah Tanggerang untuk memenuhi kebutuhan minyak tung oil pada abad 18.

Minyak tung oil digunakan masyarakat sebagai bahan pengawet kayu, terutama pada kapal phinisi.

Kemiri sunan dapat dibudidayakan di berbagai jenis tanah yang memiliki drainase baik, ketinggian tempat maksimum 700 m di atas permukaan laut, memiliki iklim dengan musim kemarau  tegas (bulan kering 3-4 bulan) dan curah hujan 1000-2000 mm/tahun.

Menurut laman Balitbangtan, jenis kemiri ini mulai berproduksi pada umur lima hingga 80 tahun dengan poptensi produksi biji kering pada kisaran 80-125 kg/pohon/tahun setara 8-12,5 ton/ha/tahun. Jika dijadikan minyak kasar dapat menghasilakan 3,2-5 ton minyak kasar/ha/tahun.

Pengolahan minyak kasar menjadi biodiesel telah dilakukan dengan teknologi esterifikasi maupun transesterifikasi yang efisien dengan rendemen biodiesel 87%, sisanya berupa gliserol.

Hasil penelitian terhadap pemanfaatan mesin diesel menunjukkan biodiesel dari kemiri sunan, satu liter menghasilkan satu daya tarik air tiga jam menggunakan mesin diesel statis. Berbeda dengan minyak jarak pagar yang hanya mampu selama 1½ jam sedangkan solar 1 jam.

Hasil uji kinerja minyak kasar kemiri sunan pada kompor minyak nabati Protos-2 menghasilkan efisiensi panas pembakaran minyak cukup tinggi 48-52% hampir mendekati efisiensi kompor elpiji 56%.

Selain sebagai bahan baku biodiesel, minyak sunan  dapat diproses sebagai bahan baku pembuatan vernis, cat, bahan pengawet, tinta, bio-pestisida dan lain-lain.

Baca Juga: Mengenal Kemiri Sunan, Tanaman Langka Sumber Bahan Baku Biodiesel
Mengenal Merica Aleppo Serta Manfaat Kesehatannya

Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun) dalam hal ini Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) telah melakukan penelitian kemiri sunan pada beberapa bidang seperti pemuliaan, teknologi budidaya, pengendalian hama/penyakit, teknologi prosesing biodiesel serta turunannya (briket, biogas, sabun dan pupuk organik).

Dalam perkembangannya, Pesantren Sunan Drajat di Jawa Timur juga telah memperkenalkan kemiri sunan untuk pembuatan biodiesel. Pengembangan ini menginspirasi penanaman kemiri tersebut dengan sebutan kemiri sunan.

Video Terkait