Hama Belalang Serang Lahan Pertanian, Petani di Sumba Terancam Gagal Panen

Hama belalang serang lahan pertanian di Sumba. (Sariagri/Charles)

Editor: Dera - Sabtu, 7 Mei 2022 | 13:30 WIB

Sariagri - Petani di Desa Doka Kaka, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur kembali dibuat resah dengan serangan hama belalang di lahan pertanian mereka.

Petani pun terpaksa membuat pengasapan di areal persawahan dengan membakar sekam kering dan memukul kaleng bekas sehingga hama belalang menjauh dari lahan pertanian. Akibat serangan hama belalang ini areal persawahan warga terancam gagal panen.

Martinus Bani, salah satu warga Desa Doka berharap pemerintah dapat membantu masyarakat yang terdampak hama belalang, baik solusi pengendalian hama maupun masyarakat yang padinya amblas oleh hama belalang agar terbantukan.

Pada kesempatan yang sama, Jefriani selaku penyuluh Dinas Pertanian setempat menyebut kondisi hama belalang yang masih bertebrangan melintas lahan padi milik warga Desa Doka Kaka belum dipanen, karena padi-padi tersebut belum menguning secara menyeluruh.  

Jefriani menambahkan ada satu orang petani binaannya atas nama Gabrial Lango Umbu Rey yang padinya amblas total di makan belalang dengan luas lahan padi kurang lebih setengah hektare. Sedangkan padi lain yang belum siap panen pulir padinya berjatuhan di tanah akibat gigitan hama helalang.

Menurutnya, banyak kesulitan dalam mengatasi hama belalang akibat bertebrangan di udara pada siang hari dan di malam hari hama belalang hinggap di atas pohon tinggi, di antaranya pohon kelapa, pohon bambu,  pohon pinang dan pohon lain yang memiliki daun dengan permukaan kasar.

Baca Juga: Hama Belalang Serang Lahan Pertanian, Petani di Sumba Terancam Gagal Panen
Serangan Belalang Kembara Sangat Rugikan Petani di Sumba Tengah



Guna mengatasi hal tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Barat pun terus memantau melalui para penyuluh sambil melakukan penyemprotan secara menual dengan menggunakan hangspriyer untuk menyemprotkan peptisida.

Video Terkait