Dampak Invasi,Pabrik Mobil Rusia Bagikan Lahan Pertanian untuk Pekerjanya

Ilustrasi - Pemupukan lahan pertanian. (Pixabay/Wfranz)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 6 Mei 2022 | 19:10 WIB

Sariagri - Sebuah pabrik mobil Rusia membagikan tanah pertanian kepada para pekerja yang tengah menghadapi cuti setelah pembuatan mobil Barat berhenti di negara itu karena invasi ke Ukraina.

Pabrik mobil Avtotor berbasis di kota Kaliningrad daerah barat Rusia ini telah mengalokasikan 300 hektar lahan kepada pekerja pabrik untuk bertani.

Pendirinya, Vladimir Shcherbakov mengatakan bahwa pabriknya mengalami penurunan volume produksi tiga kali lipat di jalur perakitan mobil setelah BMW dan General Motors menghentikan produksinya di Rusia pada awal Maret lalu.

Sementara merek mobil Korea Selatan Hyundai dan Kia dan China Nanjing Automobile Corporation, terus dikerjakan oleh pabrik meskipun ada masalah dengan pengiriman komponen.

Pihak Avtotor mengatakan bahwa pemberian tanah pertanian kepada karyawannya yang terkena dampak invasi adalah agar para pekerja bisa menanam produk pertanian dan membantu mereka di tengah situasi ekonomi yang sulit.

Pada 28 April lalu, Avtotor mengumumkan telah menetapkan 3.500 karyawannya cuti berbayar selama tiga minggu mulai 1 Mei 2022.

"Plotnya sepenuhnya disiapkan untuk musim tanam. Kuesioner untuk karyawan pabrik telah dilakukan sebelumnya, dan daftar mereka yang bersedia memanfaatkan dukungan tanah pertanian ini telah disusun," pernyataan resmi pihak Avtotor dikutip The Moscow Times.

Baca Juga: Dampak Invasi,Pabrik Mobil Rusia Bagikan Lahan Pertanian untuk Pekerjanya
Jaga Ketahanan Pangan, Cina Rancang RUU Perlindungan Tanah Hitam Subur



Pabrik mobil Avtotor telah mendistribusikan 168 bidang tanah berukuran 1.000 meter persegi kepada masing-masing karyawannya di desa Kholmogorovka dekat Laut Baltik.

Sisa tanah lainnya yang terletak di desa terdekat, Lyublino dijadwalkan akan diundi untuk para pekerja pabrik mobil pada bulan Mei ini.

 

Video Terkait