Ukraina Sebut Rusia Mencuri Beberapa Ratus Ribu Ton Gandum

Ilustrasi - Tanaman gandum. (Pixabay)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 2 Mei 2022 | 12:40 WIB

Wakil Menteri Pertanian Ukraina, pada Sabtu (1/5/2022), mengatakan bahwa pasukan Rusia telah mencuri beberapa ratus ribu ton biji-bijian di wilayah Ukraina yang mereka tempati.

Berbicara kepada TV nasional Ukraina, Taras Vysotskiy menyatakan keprihatinannya bahwa sebagian besar dari 1,5 juta ton biji-bijian yang disimpan di wilayah pendudukan juga dapat dicuri oleh pasukan Rusia.

Sebelumnya pada Kamis (28/4/2022), Kementerian Luar Negeri Ukraina menuduh Rusia mencuri biji-bijian di wilayah yang didudukinya.  Menurut kementerian itu, seperti dilansir Reuters, tindakan tersebut dapat meningkatkan ancaman terhadap keamanan pangan global.

Menteri Pertanian Mykola Solskyi mengatakan pencurian biji-bijian meningkat dalam dua minggu terakhir.

Saya pribadi mendengar ini dari banyak pemilik silo di wilayah pendudukan. Ini adalah perampokan langsung. Dan ini terjadi di mana-mana di wilayah pendudukan, kata kementerian mengutip Solskyi.

Dia mengatakan situasi seperti itu bisa menimbulkan masalah pangan di daerah yang saat ini tidak terkendali. Kremlin membantah tuduhan Ukraina, dengan mengatakan tidak tahu dari mana informasi itu berasal.

Kementerian Pertanian Ukraina mengatakan bahwa enam wilayah di negaranya telah menyelesaikan penaburan biji-bijian awal musim semi meskipun invasi Rusia tengah terjadi.

Baca Juga: Ukraina Sebut Rusia Mencuri Beberapa Ratus Ribu Ton Gandum
Gubernur NTT Ingin Lulusan Poltek Jadi Pengusaha Sukses Bidang Pertanian

Ukraina dibagi menjadi 24 wilayah, tetapi tidak ada rencana untuk menabur gandum di Luhansk karena terjadi pertempuran sengit di wilayah itu.

Kementerian Pertanian Ukraina tidak mengumumkan perkiraan panen gandum tahun 2022. Sementara para analis melihat produksi tahun ini hanya berkisar 41,4 juta ton, lebih rendah dibandingkan dengan 86 juta ton pada tahun 2021.

 

Video Terkait