Mentan Klaim 3 Lokasi Program Food Estate Berhasil 100 Persen

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta (Antara)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Reza P - Rabu, 13 April 2022 | 14:30 WIB

Sariagri - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan bahwa program Food Estate di 3 lokasi berbeda telah berhasil 100 persen. Adapun wilayah yang termasuk Food Estate pertama adalah Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Timur dan Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara.

"3 tempat ini baru menjadi food estate secara keseluruhan dan 100 persen kami mengatakan hasilnya berhasil," ujar Mentan Syahrul saat rapat dengan Komisi IV DPR RI.

Mentan Syahrul merinci lokasi pertama yakni Food Estate di Kalimantan Tengah, dimana ada 30.000 hektar tanah yang berhasil ditanami, meski ada sekitar 200 hingga 300 hektar lahan pertanian yang gagal.

"Dari 30 ribu hektare tersebut ada yang gagal kurang lebih 200-300 hektare. Dalam 30 ribu (hektare) ada yang gagal 1.000 pun masih tetap wajar," ucapnya.

Pemerintah menargetkan program Food Estate di Kalimantan Tengah mencapai 60.000 hketar sampai 2024. Kini yang baru dikerjakan 30.000 hektar dan akan bertahap 22.000 hektar di tahun 2022.

"Dari 22 ribu yang layak 16 ribu hektare untuk kita tanami. Kami merasa tidak gagal karena produktivitasnya biasanya dilaporkan 2,6-3,2 ton per hektare sekarang diatas 4 ton per hektare. Itu terkait food estate di Kalimantan Tengah," ucapnya.

Selanjutnya, program Food Estate di Humbahas yang sudah berjalan hingga 215 hektar pertanian, namun pemerintah menjanjikan hingga 1.000 hektar. Mentan mengakui terjadi permasalahan soal lahan tanah disana.

"Tidak berjalannya maksimal disana adalah karena lahan yang tersedia terjadi tarik menarik dari tanah adat dan penduduk setempat jadi bukan karena kita. Tetapi 215 itu berhasil secara total ditanam disana adalah bawang putih, bawang merah dan kentang," terangnya.

Baca Juga: Mentan Klaim 3 Lokasi Program Food Estate Berhasil 100 Persen
5 Program Utama Kementan yang Diklaim Bisa Majukan Pertanian Indonesia 2022

Terakhir, program Food Estate berlokasi di NTT terdapat lahan tersedia 5.000 hektar, dimana 3.000 hektare adalah padi dan 2.000 adalah jagung.

"Total ini berhasil, walaupun ada 400-500 hektare yang jagungnya kecil karena untuk pertama kali dia tanam dan masalah air masih utama," pungkasnya.

Video Terkait