Menuju 2030, Ini Fokus Organisasi Petani Nasional Malaysia

Ilustrasi padi raksasa. (Pixabay)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 1 April 2022 | 19:50 WIB

Sariagri - Organisasi Petani Nasional Malaysia (National Farmers Organisation/NAFAS) menetapkan lima area fokus utama untuk memastikan organisasinya tetap relevan menuju 2030.

Ketua NAFAS, Datuk Zamri Yaakob, menjelaskan kelima area fokus itu meliputi pengembangan industri padi dan beras, pemasaran pupuk dan bahan kimia, menjadi pemain utama dalam industri perunggasan, mencari sumber kekayaan baru, dan menjamin kesejahteraan rumah tangga petani.

“NAFAS harus lebih siap menghadapi tantangan dan melihat kebutuhan masa depan, serta dinamis dan produktif dalam mengelola masalah dan membentuk komunitas tani yang mandiri dan sejahtera,” ujarnya, seperti dikutip Bernama.

Mengenai pengembangan industri padi dan beras, Zamri mengatakan organisasinya bersama instansi pemerintah terkait dan perusahaan mitra berfokus pada pengembangan, produksi, dan komersialisasi benih padi hibrida, dengan musim tanam pertama diharapkan pada tahun depan.

“Tujuan program itu adalah untuk menyediakan benih padi hibrida sebagai alternatif bagi petani, terpisah dari benih padi yang ada di pasaran. Studi yang dilakukan membuktikan bahwa benih padi hibrida memiliki hasil lebih tinggi hingga 50% per hektare,” tambahnya.

Selain itu, NAFAS juga fokus pada penelitian dan pengembangan, serta manufaktur dan pemasaran pupuk dan pestisida sebagai sumber pendapatan baru. Terkait industri perunggasan, organisasi ini tengah fokus menyelesaikan rantai nilai ayam.

Zamri menyebut NAFAS menekankan pengembangan produk pertanian baru, seperti nanas MD2 dan durian Musang King sebagai sumber pendapatan baru.

Dalam bisnis ada rugi dan untung. Yang penting kita harus punya rencana yang membantu melacak pergerakan bisnis, serta kita tidak boleh terlena dan puas berada di zona nyaman, imbuhnya.

Baca Juga: Menuju 2030, Ini Fokus Organisasi Petani Nasional Malaysia
Ratusan Ribu Petani di Lampung Teregistrasi e-KPB pada 2021

Menurut Zamri, NAFAS telah mampu memperluas sektor bisnisnya melalui sekitar 20 anak perusahaan, termasuk enam anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya.

Dia mengatakan untuk periode antara 2010 dan 2019, NAFAS telah membagikan dividen sebesar RM83,75 juta (sekitar Rp285,9 miliar) kepada pemegang saham.

 

Video Terkait