Fakta Menarik, Tanam Padi Bersama Hewan Air Ternyata Bisa Tingkatkan Hasil Panen

Ilustrasi - Petani menanam padi.(Pixabay)

Editor: Tanti Malasari - Jumat, 4 Maret 2022 | 14:30 WIB

Sariagri - Dilansir berita dari laman eLife, diketahui bahwa menanam padi bersama hewan air, ternyata dapat mengurangi kebutuhan akan pupuk kimia dan pestisida. Selain itu cara ini juga mampu meningkatkan hasil panen petani.

Hal ini tentu sangat direkomendasikan guna membantu mengurangi kerusakan lingkungan, yang terkait dengan produksi beras, dengan potensi manfaat ekonomi bagi petani padi.

Dalam dunia pertanian modern, sering ditemukan ketika menanam satu jenis tanaman, biasanya pupuk dan pestisida yang digunakan berjumlah sangat besar. Tujuannya adalah untuk membantu meningkatkan produksi tanaman. Namun sayangnya cara ini harus mengorbankan peningkatan degradasi lingkungan.

Berawal dari kepedulian akan lingkungan, beberapa petani pun melakukan eksperimen dengan menanam campuran tanaman dan hewan untuk mengurangi kebutuhan bahan kimia pertanian dengan memanfaatkan interaksi yang menguntungkan antara tanaman dan hewan.

“Salah satu contohnya termasuk petani yang bereksperimen dengan menanam hewan air di sawah,” kata rekan penulis pertama Liang Guo, Postdoctoral Fellow di College of Life Sciences, Universitas Zhejiang, Hangzhou, Cina.

"Mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana hewan-hewan ini berkontribusi pada ekosistem sawah dapat membantu memproduksi beras dengan cara yang lebih berkelanjutan." Ujarnya.

Guo dan rekannya juga melakukan tiga percobaan, masing-masing berlangsung selama empat tahun, untuk membandingkan pertumbuhan padi bersama ikan mas, kepiting, atau kura-kura cangkang lunak dengan padi yang ditanam sendiri.

Percobaan ini menemukan hasil bahwa hewan air ternyata mampu mengurangi gulma, meningkatkan dekomposisi bahan organik, dan meningkatkan hasil padi dibandingkan dengan padi yang ditanam sendiri.

"Kami juga melihat bahwa tingkat nitrogen di tanah tetap stabil di sawah dengan hewan air, mengurangi kebutuhan untuk menggunakan pupuk berbasis nitrogen," kata rekan penulis Lufeng Zhao, seorang mahasiswa PhD di College of Life Sciences, Zhejiang Universitas.

Tim penelitian selanjutnya juga memeriksa apa yang dimakan hewan di sawah. Hasilnya adalah mereka menemukan bahwa 16-50% dari makanan mereka terdiri dari tanaman dan bahan lain yang mereka peroleh, bukan pakan mereka.

Mereka juga menemukan bahwa tanaman padi menggunakan sekitar 13-35% nitrogen dari sisa pakan yang tidak dimakan oleh hewan.

Sementara menanam padi dengan hewan air, bisa menghasilkan hasil antara sekitar 8,7% dan 12,1%, yang mana jumlah ini lebih tinggi daripada hasil padi yang ditanam sendiri.

Selain itu, petani juga dapat menanam antara 0,5 dan 2,5 ton kepiting, ikan mas, atau penyu per hektar di samping padi mereka.

Baca Juga: Fakta Menarik, Tanam Padi Bersama Hewan Air Ternyata Bisa Tingkatkan Hasil Panen
Provinsi Ini Targetkan Produksi 2,9 Ton Gabah Kering Giling di 2022

"Hasil ini meningkatkan pemahaman kita tentang peran hewan dalam ekosistem pertanian, dan mendukung pandangan bahwa menanam tanaman bersama hewan memiliki sejumlah manfaat," simpul Xin Chen, Profesor Ekologi di College of Life Sciences, Universitas Zhejiang, dan rekan kerja - penulis senior studi ini bersama Dr Liangliang Hu dan Profesor Jianjun Tang.

Mereka juga mengatakan, "Dalam hal produksi beras, menambahkan hewan air ke sawah dapat meningkatkan keuntungan petani karena mereka dapat menjual hewan dan beras, menghabiskan lebih sedikit untuk pupuk dan pestisida, dan mengenakan biaya lebih banyak untuk produk yang ditanam secara berkelanjutan."***

Video Terkait