BPS: Harga Gabah di Lampung Naik di atas 12 Persen

Menko Airlangga saat ikut panen perdana padi gogo di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung. (Antara)

Editor: M Kautsar - Senin, 21 Februari 2022 | 19:20 WIB

Sariagri - Harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani maupun penggilingan Provinsi Lampung pada Januari 2022 naik di atas 12 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

"Kenaikan harga gabah itu karena panen padi telah usai," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung Endang Retno Sri Subiyandani, di Bandarlampung, Senin (21/2).

Ia menyebutkan, harga gabah di tingkat petani naik di bulan Januari 2022. Kenaikan rata-rata harga kelompok kualitas gabah kering panen (GKP) di tingkat petani sebesar 12,52 persen dari Rp4.763,89 per kilogram.

Dengan kelompok kualitas yang sama, katanya lagi, harga gabah di tingkat penggilingan naik juga naik sebesar 12,31 persen dari Rp4.872,22 per kg.

Endang menjelaskan harga gabah tertinggi di tingkat petani mencapai Rp5.750 per kg pada gabah kualitas GKP dengan varietas Ciherang yang terdapat di Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan.

Sedangkan ia melanjutkan, harga gabah terendah mencapai Rp4.500,00 per kg pada gabah kualitas GKP dengan varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan.

"Harga tersebut lebih tinggi dari Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yaitu Rp4.200,00 per kg," ujarnya pula.

Baca Juga: BPS: Harga Gabah di Lampung Naik di atas 12 Persen
Viral Aksi Polisi Jaga Gabah yang Dijemur Agar Petani Bisa Ikut Vaksin Covid-19



Kepala BPS Lampung itu mengatakan bahwa di tingkat penggilingan, harga gabah tertinggi Rp5.850 per kg pada gabah kualitas GKP dengan varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Sragi, Kabupaten
Lampung Selatan.

Sedangkan harga gabah terendah kelompok kualitas GKP yaitu Rp4.600 per kg dengan varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan. Harga tersebut di atas HPP yaitu Rp4.250 per kg.

Video terkini:

Video Terkait