Penelitian: Kacang Polong Hitam Bantu Petani Kurangi Penggunaan Pupuk Kimia

Ilustrasi tanaman kacang polong. (pixabay)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 24 Januari 2022 | 18:05 WIB

Sariagri - Kacang polong hitam (bermata hitam) terbukti dapat membantu petani menghindari kebutuhan akan pupuk yang mahal dan merusak lingkungan. Menurut penelitian University of California, Riverside (UCR), AS, kacang polong hitam memiliki kemampuan unik untuk memperoleh nitrogen dalam jumlah besar dengan cara menarik dan melindungi bakteri pengikat nitrogen. Tanpa nitrogen yang cukup, tanaman tidak akan tumbuh dengan baik.  

Para peneliti meyakinkan bahwa kemampuan untuk menarik bakteri menguntungkan ini tidak berkurang meskipun petani menerapkan praktik pertanian modern. Menanam kacang polong hitam secara bergiliran dengan tanaman lain akan memberi manfaat besar bagi tersedianya nitrogen ini.

"Kemampuan kacang-kacangan untuk melakukan ini (menarik bakteri pengikat nitrogen) menyebabkan mereka sukses besar sebagai keluarga tumbuhan terbesar ketiga di planet ini," kata Joel Sachs, Profesor Evolusi dan Ekologi UCR, seperti dikutip phys.org.

Sering kali, petani fokus pada sifat-sifat di atas tanah seperti ketahanan terhadap penyakit, hasil panen, dan kandungan protein, padahal sangat penting untuk memperhatikan sifat-sifat di bawah tanah, seperti kemampuan tanaman dalam menarik mikroba penambah tanah.

Ahli patologi tanaman UCR, Gabriel Ortiz dan timnya menemukan bahwa kacang polong mempertahankan kemampuan alami mereka untuk membentuk hubungan yang menguntungkan dengan bakteri pengikat nitrogen. Eksperimen tersebut melibatkan 20 jenis kacang polong yang berbeda, namun Ortiz dan timnya fokus pada kacang polong hitam karena tanaman ini juga toleran kekeringan.Baca Juga: Penelitian: Kacang Polong Hitam Bantu Petani Kurangi Penggunaan Pupuk Kimia
Komisi IV DPR: Balitbangtan Harus Fokus Kembangkan Bibit Padi dan Jagung



Untuk menarik bakteri yang memfiksasi nitrogen, rhizobia, kacang polong mengeluarkan bahan kimia melalui akarnya. Akar ini kemudian membentuk nodul seperti tumor yang melindungi rhizobia dan memasok mereka dengan karbon. Sebagai imbalannya, kacang polong hitam menerima bentuk nitrogen yang berguna dan tetap.

Keberadaan bakteri pengikat nitrogen dalam tanah ini sangat penting karena mengurangi kebutuhan pupuk (kimia) sehingga menghindari kerusakan lingkungan. Sebab, jika memberikan pupuk terlalu banyak, kelebihannya akan berakhir di atmosfer sebagai gas rumah kaca atau terbawa ke danau, sungai, dan lautan. Di saluran air, nitrogen memberi makan ganggang berbahaya yang menghabiskan semua oksigen dan membunuh ikan.

Video Terkait