Kenapa Harga Sayuran Organik Lebih Mahal?

Ilustrasi sayuran organik. (Pixabay)

Penulis: Gloria, Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 24 Januari 2022 | 18:20 WIB

Sariagri - Apapun yang bersifat organik kini tengah digandrungi masyarakat. Tujuannya untuk gaya hidup yang lebih sehat.

Tidak hanya makanan, sayuran pun ada yang bersifat organik. Melansir berbagai sumber, salah satu kelebihan dari sayuran organik adalah bebas pestisida. Kandungan logam berat dari pestisida dinilai dapat membahayakan tubuh.

Meski demikian, sayuran organik lebih mahal ketimbang sayuran non organik. Contohnya, satu ikat bayam biasa seharga Rp2500, sedangkan bayam organik senilai Rp4 ribu. Kenapa ya harga sayuran organik lebih mahal?

Alasannya bukan terletak pada cara perawatannya. Namun sayuran organik mahal karena sertifikat organiknya.

Karena bebas pestisida, perawatan sayuran organik hanya menggunakan pupuk kandang. Namun untuk memperpanjang sertifikat organik mencapai Rp12 juta per tahun.

Selain itu, sayuran organik mahal bertujuan untuk menyejahterakan petani. Jika dibandingkan sayuran biasa, para petani sayuran organik busa meraup pendapatan lebih besar.

Baca Juga: Kenapa Harga Sayuran Organik Lebih Mahal?
Jaga Lingkungan dan Kesehatan, Petani Kediri Kembangkan Pertanian Organik

Sayur organik juga dinilai memiliki rasa yang lebih enak. Selain itu sayuran organik memiliki kadar antioksidan, vitamin C, zat besi dan seng yang lebih tinggi daripada sayuran non organik.

Meski demikian, konsumen tetap perlu memperhatikan kebersihan dan kesegaran sayuran organik sebelum membelinya. Hal itu untuk manfaat maksimal dalam tubuh.

Video Terkait