Penyaluran KUR Pertanian dan Belanja Keuangan Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

Mentan Syahrul Yassin Limpo saat meresmikan screen house di Soppeng, Sulsel. (Foto Pemkab Soppeng)

Editor: M Kautsar - Senin, 24 Januari 2022 | 15:05 WIB

Sariagri - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyebut belanja keuangan Kementerian Pertanian tahun 2021 merupakan yang tertinggi selama lima tahun terakhir dibarengi dengan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) yang juga melebihi target.

"Dari pagu APBN sebesar Rp16,31 triliun sampai dengan akhir tahun 2021 realisasinya mencapai Rp15,87 triliun atau 97,28 persen. Untuk lima tahun terakhir inilah data tertinggi belanja keuangan kita dibandingkan 2020 yang lalu hanya 95,21 persen," kata Syahrul saat rapat kerja bersama dengan Komisi IV DPR RI di Gedung Parlemen Senayan, Senin (24/1).

Syahrul mengatakan pendanaan APBN tersebut digunakan untuk kegiatan utama penyediaan pangan dan juga kegiatan pendukung lainnya dengan capaian sesuai target.

Syahrul mencontohkan kegiatan pengembangan kawasan padi terealisasi 103,26 persen dari target, dengan luas tanam 1,9 juta hektare. Pengembangan kawasan jagung realisasinya 106,29 persen dari target dengan luasan 1,4 juta hektare lahan, lalu pengembangan kawasan bawang merah realisasinya 100 persen dari target dengan luasan 3.241 hektare.

Pengembangan kawasan pertanian dengan realisasi 100 persen target tersebut juga didapati di komoditas aneka cabai, kopi, dan karet. Pendanaan APBN juga digunakan untuk pengembangan embung pertanian, toko tani Indonesia, kawasan kakao, jaringan irigasi, jalan usaha tani, pembibitan, hijauan pakan ternak, optimalisasi reproduksi, irigasi perpipaan, dan irigasi perpompaan.Baca Juga: Penyaluran KUR Pertanian dan Belanja Keuangan Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir
Kocak! Pemuda Ini Pura-pura Jadi Petani Demi Hindari Tilang Polisi



Selain pendanaan melalui APBN, Syahrul mengungkapkan pembiayaan melalui KUR di sektor pertanian yang mencapai 122,31 persen dari target yaitu sebanyak 85,61 triliun.

"Dari target KUR sebesar Rp70 triliun Bapak Presiden mengalokasikan pada Kementerian Pertanian, hingga akhir Desember 2021 serapannya melebihi dari target atau sebesar Rp85,61 triliun atau realisasinya mencapai 122,301 persen," katanya.

Atas pencapaian kredit usaha rakyat sektor pertanian yang melebihi target tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian memberikan penghargaan kepada Menteri Pertanian sebagai penggerak kredit usaha rakyat terbesar di tahun 2021.

Video terkini:

Video Terkait