Mengenal Perbedaan Hama dan Penyakit pada Tanaman, Apa Saja?

Ilustrasi Hama Ulat Daun (Foto:Pixabay)

Penulis: Rashif Usman, Editor: M Kautsar - Minggu, 23 Januari 2022 | 18:30 WIB

Sariagri - Seseorang yang sedang menanam tanaman kerap kali menemukan berbagai hama dan penyakit. Kedua masalah ini muncul pada tanaman yang dapat mengganggu pertumbuhan bahkan sampai gagal panen.

Dalam upaya pengendaliannya, ada berbagai macam cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan hama dan penyakit, seperti melakukan rotasi tanaman, pemberian pestisida, memasang perangkap dan lainnya.

Meski hama dan penyakit sama-sama merugikan untuk tanaman, namun keduanya adalah hal yang berbeda. Lantas, apa perbedaan dari hama dan penyakit pada tanaman?

Hama Tanaman

Hama merupakan hewan yang dapat merusak tanaman secara langsung. Hama juga termasuk dalam kelompok organisme pengganggu tanaman selain vektor penyakit dan gulma, dikutip dari laman Dinas Pertanian Buleleng.

Hama terdapat beberapa jenis, diantaranya adalah insekta (serangga), moluska (bekicot, keong), rodenta (tikus), mamalia (babi) dan nematoda.

Serangan hama sangat terlihat dan dapat memberikan kerugian yang besar apabila terjadi secara masif. Namun serangan hama umumnya tidak memberikan efek menular, terkecuali apabila hama tersebut sebagai vektor suatu penyakit.

Baca Juga: Mengenal Perbedaan Hama dan Penyakit pada Tanaman, Apa Saja?
Penyuluh Pertanian Sangat Dibutuhkan Masyarakat

Penyakit Tanaman

Sedangkan penyakit adalah sesuatu yang menyebabkan gangguan pada tanaman sehingga tanaman tidak bereproduksi atau mati secara perlahan-lahan.Tanaman dikatakan sakit apabila ada perubahan atau gangguan pada organ-organ tanaman.

Tanaman yang sakit menyebabkan pertumbuhan dan perkembangannya tidak normal. Penyakit tanaman disebabkan oleh mikroorganisme misalnya jamur, virus, dan bakteri. Selain itu penyakit tanaman juga dapat disebabkan karena kekurangan salah satu atau beberapa jenis unsur hara.

Video Terkait