Kisah Ashanu Gony, Petani Milenial Depok yang Geluti Pertanian Hidroponik

Ashanu Gony (26) milenial asal Depok membangun pertanian hidroponik.(Dok. Pribadi)

Penulis: Arif Sodhiq, Editor: Reza P - Jumat, 21 Januari 2022 | 17:15 WIB

Sariagri - Banyaknya sisa botol plastik bekas pakai di sekitarnya, memunculkan gagasan kreatif dari Ashanu Gony (26) milenial asal Depok, Jawa Barat untuk menjadikannya sebagai media pertanian hidroponik. Kini pertanian hidroponik yang dikelolanya mampu mendatangkan omzet menjanjikan. 

Gony mengungkapkan dirinya mulai budidaya tanaman hidroponik sejak tahun 2020. Ide itu muncul setelah dirinya melihat banyak berserakan botol plastik bekas di tempat kerjanya. Dia berfikir untuk menjadikannya sebagai media tanam dengan sistem wick (air nutrisi mengendap di botol).

“Mulai menanam menggunakan teknik hidroponik dari bulan September 2020. Awal mula muncul keresahan akan banyaknya botol bekas pakai yang semakin menumpu di tempat kerja. Kemudian muncul ide agar botol bekas bisa dijadikan media untuk menanam sayur hidroponik dengan sistem wick (air nutrisi mengendap dibotol),” ujarnya melalui keterangan tertulis kepada Sariagri, Jumat (21/1).

Dia menunjukkan minat bertaninya yang semakin kuat dengan membangun greenhouse yang cukup besar dan mulai menanam beragam tanaman ketika pergantian tahun. Kegiatan pertanian Gony dilakukan di Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, Depok dengan mengusung nama Gandaria Hidroponik.

“Pada awal Januari membangun greenhouse untuk instalasi hidroponik yang lebih besar, saat itu menggunakan model NFT namun seiring berjalannya waktu model nft saya ubah menjadi model DFT (menyesuaikan lingkungan sekitar agar oksigen dan kebutuhan nutrisi berlangsung dengan baik),” jelasnya.

Gony mengungkapkan greenhouse yang dibangunnya dengan ukuran 10x10 meter menghabiskan biaya sekitar Rp25 juta. Selain greenhouse, dia juga melengkapi segala kebutuhan tanaman hidroponiknya.

“Untuk pembangunan greenhouse ukuran 10x10m, sekaligus peralatannya kira-kira menghabiskan Rp25 juta. Yang didapat macam-macam bahan baku untuk instalasinya, ada paralon, baja ringan, plastik uv, screen net, rockwool, netpot, pot trai, selang PE, mesin air, tandon untuk menampung air, nutrisi sayur, bibit sayur, pH meter, TDS meter,” ungkapnya.

Baca Juga: Kisah Ashanu Gony, Petani Milenial Depok yang Geluti Pertanian Hidroponik
Kisah Petani Milenial asal Aceh Sukses Usaha Hidroponik Pakai Sistem Rakit Apung

Gony menambahkan ilmu pertanian teknik hidroponik didapatkan dari platform Youtube, majalah pertanian, hingga petani hidroponik lainnya di sekitar tempat tinggalnya. Perkembangan tanaman hidroponik Gony bisa dilihat melalui akun instagram @gandariahidroponik.

“(Belajar hidroponik) dari youtube, majalah hidroponik dan dari pengusaha sayur hidroponik di area terdekat,” pungkasnya.

Video Terkait