Pemulia Ciptakan Varietas Kacang Tanah Tahan Penyakit dari Gen Spesies Liar

Kacang tanah.(Pixnio)

Editor: Arif Sodhiq - Jumat, 21 Januari 2022 | 12:00 WIB

Sariagri - Ilmuwan hortikultura University of Georgia, Ye Juliet Chu dalam penelitian terbarunya menghasilkan tiga galur pemuliaan dari kerabat liar kacang tanah.

Dilansir phys.org, Chu bekerja sama dengan ahli genetik tanaman Peggy Ozias Akins dan pemulia kacang, Corley Holbrook berusaha merakit varietas kacang yang fokus pada peningkatan profitabilitas dan keberlanjutan lingkungan.

Kerabat liar kacang tanah dinilai membawa gen ketahanan penyakit secara alami dan mengurangi tanaman kacang akan kebutuhan beberapa bahan kimia baik pestisida maupun pupuk. Hasil penelitian mereka telah dipublikasi dalam Journal of Plant Registrations beberapa waktu lalu.

Para peneliti mengungkapkan, tantangan pertama dalam memanfaatkan sumber daya genetik dari kerabat liar kacang tanah adalah mengatasi fakta bahwa kacang tanah yang ditanam saat ini bersifat tetraploid, tanaman dengan empat kromosom. Sementara, kerabat liar kacang tanah bersifat diploid mengandung dua kromosom.

Selama beberapa tahun, para peneliti berhasil menciptakan hibrida kacang tanah tetraploid dari 16 spesies liar kacang tanah menggunakan pasangan berbeda sebagai indukan. Dari sana, peneliti menguji ketahanan penyakit dan sifat lain yang diinginkan.

Tantangan kedua dalam menciptakan varietas kacang tanah yang dapat dikomersilkan dengan campuran gen spesies liar kacang tanah adalah menjaga keunggulan kualitas kacang tanah modern. Kacang tanah liar mungkin tahan terhadap penyakit tanaman, tetapi rendah dalam produktivitas karena menghasilkan kacang kecil yang tidak diterima pasar komersial. Cangkang kacang tanah liar juga bersifat rapuh sehingga banyak biji kacang keluar dari cangkang saat dipanen.

Para peneliti mencoba menyilangkan varietas kacang modern dengan spesies kacang liar dan hasil keturunannya menunjukkan ketahanan penyakit bercak daun tanpa disertai dengan sifat negatif seperti hasil rendah.

Tiga varietas hibrida itu telah didaftarkan Chu. Salah satu varietas itu juga terdaftar sebagai varietas tahan virus layu bercak tomat, penyakit yang pernah memusnahkan hampir seluruh produksi kacang tanah di Georgia pada 1990-an.Baca Juga: Pemulia Ciptakan Varietas Kacang Tanah Tahan Penyakit dari Gen Spesies Liar
Penelitian: Kerabat Liar Kentang, Alpukat, dan Vanila Terancam Kepunahan



Peneliti meyakini dengan terus melakukan eksplorasi kerabat liar kacang dan menemukan sifat ketahanannya terhadap penyakit memungkinkan pemulia tanaman dan petani merespon lebih cepat tantangan baru tanaman kacang saat ini.

"Sebuah gen resisten tunggal mungkin digagalkan oleh penyakit baru, tetapi memanfaatkan berbagai sumber resistensi dari spesies kacang liar memperkaya kotak peralatan peneliti kacang tanah untuk memerangi tantangan yang terus berkembang pada produksi kacang tanah," kata peneliti dikutip dari phys.org. 

Video:

Video Terkait