Catat! Begini Cara Pengendalian Hama Keong Mas pada Tanaman Padi

Hama keong mas menyerang pertanian di Tasikmalaya. (Sariagri/Jayadi)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Reza P - Kamis, 20 Januari 2022 | 13:20 WIB

Sariagri - Keong mas merupakan salah satu hama yang tidak asing lagi bagi petani. Hama ini dapat menyerang tanaman padi cara memarut jaringan tanaman dan memakannya. Serangan hama keong mas menyebabnyak bibit tanaman padi hilang dari areal pertanaman.

Pada umumnya keong mas memakan tanaman muda yang baru ditanam. Bekas potongan daun dan batang yang diserang terlihat mengambang. Serangan keong mas yang parah dapat mengakibatkan tanaman padi yang baru di tanam habis total.

Waktu yang paling tepat untuk mengendalikan keong mas adalah pada 10 hari pertama untuk padi tanam pindah dan sebelum tanaman berumur 21 hari pada sistem tabela (tanam benih langsung).

Cara Pengendalian Hama Keong Mas pada Tanaman Padi

Pengendalian keong mas dilakukan secara Terpadu (PHT) yaitu suatu pendekatan pengendalian hama yang didasari pada pertimbangan ekologi dan efesiensi ekonomi dalam rangka pengelolaan agroekosistem yang bertanggungjawab, dikutip dari cybext pertanian.

1. Pengumpulan Telur dan Keong Mas

Keong mas mempunyai kebiasaan hidup di persawahan yang tergenang. Pengambilan dan pengumpulan telur dan keong mas bisa dilakukan pada pagi atau sore hari pada tempat-tempat yang tergenang. Kegiatan tersebut sangat efektif apabila dilakukan secara dini, masal dan terus menerus.

Keong dewasa yang dikumpulkan dapat dijadikan makanan untuk manusia atau ternak bebek karena nilai gizi yang tinggi. Sementara untuk telur yang terkumpul, dimusnahkan dengan cara membenamkan ke persawahan sehingga telur-telurnya tidak akan menetas.

2. Pasang Plastik pada Persemaian

Kamu bisa memasang plastik pada sekeliling persemaian dengan harapan keong mas tidak dapat masuk ke dalam areal persemaian. Pemasangan plastik harus sampai dasar tanah dan potongan kayu atau bilah ditancapkan di bagian dalam plastik sehingga keong mas tidak bias masuk kepersemaian.

3. Lakukan Penyulaman Tanaman Padi

Pada daerah yang endemis keong mas dapat dilakukan dengan cara melakukan penyulaman tanaman padi yang terserang. Hal ini dilakukan supaya pertumbuhan tanaman padi menjadi merata.

4. Bikin Perangkap

Lakukan pemasangan tongkat atau kayu pada areal persawahan dengan tujuan untuk memerangkap keong mas agar tidak bertelut. Lalu kumpulkan telur-telur yang diletakkan di kayu sehingga mempermudah dalam pengumpulan.

Kemudian musnahkan telur-telur tersebut dengan cara membenamkan ke dalam persawahan atau di kubur, jangan dibuang di saluran irigasi karena akan mempercepat dalam penyebaran keongmas.

5. Bikin Parit Disekitar Sawah

Keong mas yang menyukai tempat yang berair, sehingga dalam pengendaliannya kamu bisa embuat parit-parit di sekitar persawahan, yang membuat keong mas akan mengumpul pada parit-parit tersebut. Setelah mereka mengumpul di parit, kamu akan lebih mudah melakukan pengambilan keong mas.

6. Melepas Bebek

ebek merupakan binatang pemangsa keong mas yang cukup potensial. Pada saat panen biasanya dilepas bebek untuk mengais rontokan padi serta memakan keong-keong kecil dan telur. Dengan demikian populasi keong dapat ditekan dengan adanya pelepasan bebek dilahan persawahan.

Baca Juga: Catat! Begini Cara Pengendalian Hama Keong Mas pada Tanaman Padi
Gropyokan, Tradisi Kuno Petani Berantas Hama Tikus Agar Tak Gagal Panen

7. Pasang Umpan

Kamu bisa memasang perangkap dengan daun pepaya dan ampas kelapa pada parit-parit untuk mengundang keong-keong masuk ke dalam perangkap. Kemudian lakukan penangkapan dan pengumpulan.

8. Pestisida Nabati

Beberapa tanaman yang dapat digunakan sebagai moluskisida yaitu daun sembung, akar tuba dan patah tulang. Pestisida nabati tersebut dapat digunakan secara semprot atau disebar langsung di areal perwasahan pada daerah yang endemis keongmas.

Video Terkait