Inspirasi bagi Petani, Mantan Petani Jamur Kini Jadi Orang Terkaya di Asia

Ilustrasi jamur. (pixabay)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 14 Januari 2022 | 17:40 WIB

Sariagri - Seorang mantan petani jamur yang kemudian berbisnis air minum kemasan didapuk menjadi orang terkaya Asia oleh Bloomberg Billionaires Index yang diumumkan baru-baru ini. Adalah Zhong Shansan yang kini mengelola perusahaan air minum kemasan paling sukses di China bernama China Nogfu Spring.

Menjadi terkaya di Asia, Zhong bercokol di nomor 6 orang terkaya di dunia mengalahkan Warren Buffet, pendiri Google Larry Page, dan mantan pemilik Microsoft Corp. Steve Ballmer.

Dilansir melalui Enterpeneur.com pada awal pekan ini, Zhong menarik perhatian dunia karena berasal dari keluarga sangat bawah. Sebelum bertani jamur ia hanyalah seorang tukang batu dan kuli bangunan, bekerja serabutan di negeri China yang sedang gencar membangun.

Zhong Shansan kemudian berani menjadi pengusaha kecil-kecilan saat memulai pertanian jamur dan menjualnya sebagai makanan tambahan. Ia juga sempat menjajal jadi wartawan dan kemudian karena pengalamannya di pertanian, ia mulai merintis bisnis air.

“Yang menarik, dia menjadi orang keenam terkaya di dunia tanpa investasi di sektor unggulan sepanjang abad ini seperti teknologi informasi dan mobil listrik,” kata laporan tersebut.

Ini adalah kedua kalinya seseorang berkebangsaan China berada di sepuluh besar ekonomi Bloomberg Billionaires Index setelah Wang Jianlin pemilik perusahaan real estate terbesar di China, berada di peringkat kedelapan pada tahun 2015.

Lahir di kota Hangzhou, Zhong berhenti sekolah dasar selama revolusi budaya di China. Dia dikenal sebagai 'lone wolf' karena menjauhkan diri dari politik, tidak terlibat dengan klan kaya lain dan saat remaja tidak tertarik pada bisnis. Pendeknya, dia sangat berbeda dengan pengusaha China lainnya.

Zhong, 66 tahun, yang sering digambarkan sebagai pria yang dapat mengubah air menjadi emas, menyadari bahwa kekayaannya telah membengkak pada tahun 2020, malah di saat pandemi. Rahasianya ada kepemilikan dia di ekosistem kesehatan. Dari air menjadi vaksin.

Ya, air menjadi salah satu bahan dasar penciptaan vaksin yang membantu empat kerabat Zhong menjadi jutawan. Adik perempuannya dan tiga saudara istrinya — semuanya memiliki 1,3 persen kepemilikan saham di Nongfu — bernilai US$1,3 miliar, menurut Bloomberg.

Baca Juga: Inspirasi bagi Petani, Mantan Petani Jamur Kini Jadi Orang Terkaya di Asia
Kerap Dianggap Sampah, Daun Ketapang Kering Asal Cilacap Diekspor ke Korsel

Pada 2020, perusahaan farmasi miliknya, Beijing Wantai Biological Pharmacy Enterprise Co, go public, dengan sahamnya naik lebih dari 2.500% sejak April tahun lalu. Berkat lonjakan itu, Zhong kini berada di peringkat keenam Bloomberg Billionaires Index dengan kekayaan sebesar US$9,17 miliar.

Di posisi pertama, CEO Amazon Jeff Bezos unggul dengan kekayaan sebesar US$188 miliar, disusul oleh CEO Tesla Elon Musk (US$176 miliar), pendiri Microsoft Bill Gates (US$131 miliar), serta chairman LVMH Bernard Arnault (US$113 miliar), dan Mark Zuckerberg pendiri Facebook. (US$103 miliar).

Video Terkait