Pupuk Kompos Dari Eceng Gondok Jadi Ekonomi Baru Para Pemuda Lombok Tengah

Para pemuda di Kelurahan Prapen, Lombok Tengah memanen eceng gondok untuk dijadikan pupuk kompos. (Foto- Sariagri/Yongki)

Editor: M Kautsar - Kamis, 13 Januari 2022 | 19:10 WIB

Sariagri - Puluhan pemuda di Kelurahan Prapen, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, NTB berhasil menyulap eceng gondok menjadi pupuk kompos yang bernilai ekonomis. Ide membuat pupuk berawal dari keinginan mereka memberantas eceng gondok yang tumbuh liar di Bendungan Batu Jai, dekat permukiman mereka. Hal ini juga didasari kuat untuk tetap menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan.

"Ini semua berangkat dari kehawatiran kami terhadap kondisi lingkungan, karena masyarakat sini mayoritasnya adalah nelayan dan peternak kambing," kata Nasihin, Ketua Karang Taruna Kelurahan Prapen.

Di tangan para pemuda ini, tanaman yang selama ini susah dibasmi bisa menjadi pupuk penyubur tanaman. Secara berkelompok, para pemuda setiap hari menyisir bendungan untuk mengambil eceng gondok sebagai bahan utama pembuatan pupuk.

Tanaman yang bernama latin Eichhornia crassipes ini memang banyak tumbuh di pesisir bendungan yang akhirnya dianggap warga sekitar menjadi benalu karena kerap membuat para nelayan kesulitan mencari ikan.

"Saya rasa limbah tanaman ini menjadi benalu, maka dari itu timbul inisiatif warga untuk mengolahnya menjadi pupuk," terang Nasihin.

Pupuk eceng gondok belakangan mulai dijual dan menjadi sumber penghasilan baru masyarakat. Dimana para pemuda penghasil pupuk dari eceng gondok ini biasanya menjual pupuk seharga Rp15 ribu hingga Rp30 ribu per karung. Tergantung besaran isi karungnya.

Pupuk eceng gondok ini tidak hanya dimanfaatkan untuk menyuburkam tanaman, namun juga menjadi pakan ternak kambing masyarakat.Baca Juga: Pupuk Kompos Dari Eceng Gondok Jadi Ekonomi Baru Para Pemuda Lombok Tengah
Penerbitan SK Terlambat, Pupuk Kujang Setop Sementara Penyaluran Pupuk ke Petani



"Limbah pupuk ini juga kita jadikan sebagai pakan kambing," ujarnya.

Nasihin dan para pemuda di keluaran Prapen berharap pemda membantu peralatan agar mereka mampu memproduksi pupuk eceng gondok dalam jumlah besar, dan mendatangkan keuntungan ekonomi bagi masyarakat luas.

"Melihat manfaatnya yang cukup tinggi dan kita juga baru memiliki dua tempat pengolahan jadi kami berharap agar mendapat perhatian pemerintah," tutupnya. 

Video terkini: 

Video Terkait