Inovatif, Peneliti Gunakan Herbisida Kapsul untuk Basmi Gulma Berkayu

Ilustrasi tanaman gulma. (pixabay)

Editor: M Kautsar - Jumat, 3 Desember 2021 | 11:30 WIB

Sariagri - Beberapa gulma berkayu seperti Mimosa (keluarga putri malu) sangat sulit dibasmi karena memiliki perakaran dan batang kayu yang kuat. Sifat penyebarannya yang invasif dan duri di batangnya mengharuskan pekerjaan besar untuk membersihkan populasinya dari kebun.

Sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh para peneliti dari Fakultas Pertanian dan Ilmu Pangan di University of Queensland menggagas metode cerdik untuk membasmi gulma berkayu tersebut dengan kapsul herbisida yang dibor ke dalam batang gulma berkayu.

Menurut Amelia Lombongan salah seorang peneliti, metode tersebut sangat efektif dan lebih aman dibandingkan dengan penggunaan herbisida semprot yang dapat mencemari lingkungan dan kesehatan manusia. Selain itu, kapsul gulma dinilai sangat efektif mengendalikan berbagai spesies gulma berkayu.

“Gulma berkayu seperti semak Mimosa menghambat pertumbuhan tanaman dan menyebabkan kerusakan fisik. Metode pengendalian gulma ini (dengan kapsul herbisida) praktis, portable dan jauh lebih aman daripada metode lain,” ungkap Amelia dikutip phys.org.

Herbisida yang dienkapsulasi, lanjut dia, memiliki portabilitas dan kenyaman sistem, ditambah dengan keampuhan dan keamanannya sangat cocok dan bisa digunakan di berbagai tempat dan lokasi di seluruh dunia.

Menurut dia, herbisida kapsul menggunakan 30 persen lebih sedikit bahan aktif herbisida untuk membunuh gulma. Selain itu, herbisida kapsul akan lebih hemat tenaga kerja sehingga tidak memakan waktu dan uang petani.

“Ini juga dapat mengarah pada pengelolaan gulma yang lebih baik dalam sistem pertanian dan lingkungan di seluruh dunia, sementara juga melindungi pekerja dengan secara praktis menghilangkan paparan mereka terhadap herbisida berbahaya. Ada pasar yang besar untuk teknologi ini di negara-negara di mana gulma invasif menjadi masalah dan di mana kehutanan adalah industrinya, yang hampir terjadi di setiap negara,” jelasnya.

Dalam aplikasinya, kapsul herbisida dimasukkan ke dalam bayang dengan alat InJecta yang dapat mengebor lubang di batang gulma berkayu. Kemudian, kapsul herbisida kering akan disegel di dalam batang dengan menggunakan sumbat kayu.

Baca Juga: Inovatif, Peneliti Gunakan Herbisida Kapsul untuk Basmi Gulma Berkayu
Keren! Perempuan Ghana Ini Ubah Limbah Pertanian Tebu Jadi Pupuk Organik

Bahan aktif herbisida di dalam kapsul akan larut oleh getah gulma dan membunuh gulma dari dalam.

“Alasan lain mengapa sistem ini sangat berguna adalah karena melindungi tanaman non-target, yang sering rusak karena kontak yang tidak disengaja saat menggunakan metode tradisional seperti penyemprotan,” jelas Victor Galea peneliti lain dari studi tersebut.

Para peneliti kini terus menguji coba metode kapsul herbisida pada beberapa spesies gulma yang berbeda dan memiliki sejumlah produk serupa untuk didistribusikan, yang akan membantu petani, rimbawan dan pengelola lingkungan menghilangkan gulma invasif.

Video Terkait