Penggunaan Pestisida Menghancurkan Populasi Lebah dalam Jangka Panjang

Populasi lebah madu terancam oleh penggunaan pestisida. (pixabay)

Editor: Dera - Kamis, 2 Desember 2021 | 19:00 WIB

Sariagri - Penggunaan pestisida ternyata memiliki pengaruh jangka panjang pada kesehatan lebah dan mengurangi tingkat reproduksi mereka secara dramatis.

Hal tersebut merupakan hasil sebuah studi yang dirilis baru-baru ini oleh para peneliti di University of California, Davis dan diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences.

Penelitian dilakukan dengan memaparkan lebah kebun biru ke imidakloprid, bahan kimia pengendalian serangga yang umum digunakan dengan jumlah yang direkomendasikan pada label. Lebah diberi satu aplikasi selama dua tahun, yang merupakan tingkat paparan standar, menurut artikel UC Davis.

"Paparan (penggunaan pestisida) berulang selama dua tahun memiliki efek negatif tambahan pada reproduksi individu yang menyebabkan penurunan pertumbuhan populasi yang sangat dramatis," kata Clara Stuligross, penulis utama studi tersebut, seperti dikutip uniondemocrat.com.



Pentingnya megurangi penggunaan pestisida

Para peneliti menyimpulkan bahwa lebah yang bersentuhan dengan insektisida sebagai larva dan dewasa menghasilkan 44 persen lebih sedikit induk. Sementara lebah yang terpapar (penggunaan pestisida) bahan kimia dua tahun berturut-turut mengalami penurunan tingkat pertumbuhan populasi sebesar 72 persen, dibandingkan dengan lebah yang tidak memiliki tingkat paparan apapun.

Penelitian ini didasarkan pada penggunaan imidakloprid, insektisida yang meniru nikotin dan sangat beracun bagi serangga. Bahan kimia ini paling banyak digunakan untuk pengendalian hama dan serangga.

Para peneliti mengatakan ada banyak jenis dan merek pestisida serupa di pasaran yang memiliki dampak mematikan pada lebah seperti imidakloprid.

"(Temuan) ini membantu kita memahami secara umum, efek dari paparan ganda terhadap pestisida," kata Stuligross, salah satu peneliti yang merupakan kandidat Ph.D UC Davis dalam bidang ekologi.Baca Juga: Penggunaan Pestisida Menghancurkan Populasi Lebah dalam Jangka Panjang
Penelitian: Penggunaan Pestisida Gabungan Tingkatkan Kematian Lebah Penyerbuk



Pentingnya lebah

Menurut Planet Bee Foundation, sebuah lembaga pendidikan lingkungan nirlaba yang berbasis di San Francisco, lebah adalah penyerbuk paling efisien di dunia. Sebagai penyerbuk, serangga berdengung ini membantu tanaman bertahan hidup dan menghasilkan pasokan makanan, membantu satwa liar dan lingkungan.

"Mereka sangat penting bagi ekosistem kita," kata Stuligross.

Ia menegaskan, hal terpenting yang dapat dilakukan orang adalah mengurangi penggunaan pestisida di sekitar lebah sebanyak mungkin. Artinya jangan menggunakan bahan kimia saat tanaman dan bunga sedang mekar, karena lebah umumnya tertarik pada tanaman yang berbunga dengan nektar dan serbuk sari.




 

Video Terkait