Kisah Sukses Berkebun dan Menanam Buah di Masa Pandemi yang Bisa Meraup Cuan

Fadea salah satu pelaku bisnis online planter bag ECO PACK. (Dok. ECO PACK)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 4 Oktober 2021 | 13:00 WIB

Sariagri - Pandemi COVID-19 yang mulai menerjang Tanah Air awal tahun 2020 silam, membawa dampak yang besar bagi masyarakat Indonesia. Terlebih setelah dilakukan aturan-aturan dari pemerintah yang melakukan pembatasan terhadap pergerakan orang, semakin membuat beberapa usaha terkena imbasnya.

Banyak sektor usaha yang akhirnya melambat hingga terhenti geraknya. Namun tak sedikit pula yang malah melejit dibandingan sebelum pandemi.

Salah satunya adalah sektor pertanian dan perkebunan. Aturan PPKM yang diterapkan pemerintah, membuat masyarakat memutar otak untuk menghilangkan kejenuhan dan menghabiskan waktu secara produktif, walaupun hanya di rumah saja.

Berkebun jadi salah satu pilihan yang banyak diminati khalayak ramai. Melihat trend tersebut, bisnis yang berhubungan dengan perkebunan dan pertanian pun ikut terkena imbas positif, seperti yang dilakoni Fadea salah satu pelaku bisnis online planter bag ECO PACK dengan nama tokonya Freshpol.id.

Fadea mengawali usahanya dengan mendaftar sebagai reseller Planter Bag merk ECO PACK. Dengan modal awal sebesar Rp 2.280.000, toko online FRESHPOL.ID mulai aktif menawarkan barang dagangannya.

Dia buka beberapa lapak di marketplace seperti Shopee dan Tokopedia. Penjualannya terus meroket dan dalam waktu kurang dari setahun omzet penjualannya bisa mencapai angka Rp20 juta lebih perbulan.

“Banyak masyarakat yang ingin berkebun pas pandemi ini Mas, tapi tidak sedikit dari mereka yang terpentok masalah tidak punya lahan untuk menanam, makanya saya melihat planter bag ECO PACK ini sebagai kesempatan , dan ternyata mereka juga antusias . Walaupun mereka pertama masih belum familiar tapi sekarang sudah lebih tau kegunaannya . Beruntung juga kami bisa bekerjasama dengan Pabrik planter bag ECO PACK yang sangat support terhadap usaha kami,”kata Fadea.

Dukungan pabrikan yang mensuplai produk tentu sangatlah penting bagi reseller. PT. Tri Usaha Sejahtera Pratama yang menjadi mitra kerja pemasok planter bag ECO PACK bagi FRESHPOL.ID kebetulan adalah pabrik planter bag terbesar di Indonesia.

PT. Tri Usaha Sejahtera Pratama bukan hanya sekedar perusahaan yang menjahit kain HDPE menjadi planter bag, namun mulai dari mengolah biji plastik, menganyam, laminasi dan menjahit. Dengan demikian kualitas sangat terkendali dan kontinuitas suplai dapat dijamin.

Fadea berharap kedepannya sektor ini akan semakin meningkat lagi, mengingat sekarang menanam bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun.

Menanam Stroberi di Halaman Rumah

Kisah lainnya datang dari Joko Prasetyo seorang karyawan perusahaan swasta di Solo, menuturkan dalam membuang kebosanan di rumah karena aturan PPKM selama masa pandemi dirinya mencoba menyalurkan hobinya berkebun di lahan terbatas rumahnya di Mojosongo, Solo.

Joko membeli 20 bibit stroberi Korea dari Salatiga dan ditanam di rumah dengan menggunakan planter bag ECO PACK. Ia sempat ditertawakan istrinya, karena menurut beberapa informasi yang diperoleh istrinya dari searching di google, tanaman stroberi untuk tumbuh baik memerlukan suhu lingkungan 17-20 derajat celcius.

Sedangkan suhu di Mojosongo Solo berkisar 28-32 derajat celcius di musim kemarau. Namun, Joko tetap tekun merawat tanamannya dan tak disangka, tanaman tumbuh dengan baik dan setelah seminggu mulai berbunga dan berbuah. Minggu ketiga sudah memanen buahnya yang manis, berbeda dengan stroberi lokal.

Apa yang dialami Joko mulai dipublikasikan melalui media sosial miliknya, sehingga teman-temannya di Facebook mulai mengontak dan bertanya-tanya.

Baca Juga: Kisah Sukses Berkebun dan Menanam Buah di Masa Pandemi yang Bisa Meraup Cuan
PT Galasari Jalin Kesepakatan dengan PT CFS di One day with Indonesian Coffee Fruits and Flowers

“Ternyata menanam stroberi itu mudah dan asyik. Sejak pertama kali berbuah, tidak pernah berhenti muncul buah lagi, menyenangkan sekali. Yang lebih luar biasa lagi adalah munculnya stolon atau bakal bibit yang juga cepat dan banyak sehingga jumlah tanaman stroberi yang tadinya 20 pohon, dalam waktu sebulan sudah menjadi lebih dari 40 pohon. Sekarang saya juga sudah mulai menjual bibitnya ke teman-teman. Lumayan, 1 bibit dihargai Rp 5.000. Tapi kalau sudah dipindahkan ke planter bag ECO PACK 5 liter, saya jual Rp 10.000. Dengan demikian saya sangat yakin, menanam stroberi dengan planter bag ECO PACK memiliki prospek yang bagus dimasa depan,”jelasnya.

Dengan pengalaman keberhasilan yang diuraikan di atas, Joko Prasetyo berencana untuk menyewa lahan di daerah Mojogedang, Karanganyar guna memperbesar usahanya tersebut.

Video Terkait