Cerita Gede Artha, Petani Milenial Sukses Raup Omzet 20 Juta per Bulan dari Usaha Jamur

I Gede Artha, petani jamur milenial (Dok.Pribadi)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Reza P - Jumat, 17 September 2021 | 16:10 WIB

Sariagri - Beberapa tahun belakangan ini, orang yang menjalani profesi petani memang tidak bisa dianggap remeh. Sebab, jika dikelola dengan perencanaan yang baik, maka seseorang bisa meraup keuntungan dari usaha pertanian.

Seperti halnya yang dilakukan I Gede Artha, seorang petani milenial sukses yang sukses meraup omzet 20 juta per bulan dari usaha jamur.

Awal Mula Mengenal Budidaya Jamur

Artha yang berlatar berlakang sarjana pertanian dari Universitas Udayana itu berpikiran untuk kembali ke desa karena melihat adanya potensi pertanian yang luar biasa.

"Generasi muda yang seumuran saya lebih banyak memilih ke luar desa untuk merantau. Nah dari sanalah saya mulai berpikir kenapa bukan dari kita atau berbuat sesuatu di desa. Kita punya potensi pertanian kita coba kembangkan," katanya kepada Sariagri.id.

Sewaktu kuliah, ia mendapat kesempatan untuk magang di Dinas Pertanian Bali dan ia mulai mengenal budidaya jamur di sana.

"Waktu magang itu saya baru tahu bahwa media tanam jamur itu serbuk gergaji, sedangkan serbuk gergaji di desa itu lumayan banyak dan itu dibuang ga dimanfaatkan. Dari sanalah kepikiran untuk membuat jamur dikampung," ujarnya.

2015 Mulai Membuat Usaha Jamur

Artha mulai membangun usaha jamurnya sejak 2015 yang dinamakan Gede Jamur. Awalnya ia meminta media tanam jamur dari rekannya untuk dicoba di desanya sendiri.

"Tahun-tahun pertama lumayan cukup melelahkan. Kemudian di tahun berikutnya karena sudah berjalan dan sudah buat media tanam sendiri dari limbah serbuk gergaji itu, 2016 saya berinisiatif buat kelompok tani,"

Artha mengungkapkan tujuannya membuat kelompok tani sebagai media bagi para petani dan teman di lingkungannya untuk mengetahui informasi pertanian yang bisa dikembangkan.

"Jadi ada tempat buat saling sharing antar petani, kelompok tani kita bukan hanya di jamur. tapi ada juga peternakan, lalu budidaya lahan kering ada kelapa dan sebagainya," tuturnya.

Panen dan Omzet Jamur

Artha menerangkan bahwa dalam sehari bisa panen 900 kilo hingga 1 ton jamur dalam sebulan. Ada tiga jenis jamur yang ia kembangkan, yakni jamur tiram putih, jamur tiram cokelat dan jamur kuping.

Baca Juga: Cerita Gede Artha, Petani Milenial Sukses Raup Omzet 20 Juta per Bulan dari Usaha Jamur
Sejak Kecil Terjun ke Dunia Pertanian, Mahasiswa Ini Raup Untung Besar dari Budidaya Melon

Selama Pandemi COVID-19, Artha mengatakan bahwa penjualan sempat turun karena pasar sempat dibatasi. Bahkan omzet sebelum pandemi dan sesudah pandemi bisa turun sekitar 25 persen.

"Kalau sebulan dapat 20 jutaan dari penjualan baglog dan jamur segar. Sebelum pandemi bisa 25 hingga 30 jutaan," pungkasnya.

Video Terkait