Kepala Daerah Dukung Inisiasi Kementan untuk Pacu Semangat Kerja di Sektor Pertanian

Ilustrasi - Lahan pertanian. (Piqsels)

Editor: M Kautsar - Selasa, 14 September 2021 | 18:10 WIB

Sariagri - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, mengapresiasi inisiasi jajaran Kementan dalam memacu semangat kerja para kepala daerah melalui Penghargaan Bidang Pertanian Tahun 2021.

Menurut Arinal, penghargaan tersebut merupakan bentuk perhatian dan komitmen negara terhadap perjuangan para petani yang selama ini bekerja dengan keras memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia. 

"Saya menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, terutama kepada jajaran Kementan atas inisiasi ini,” ujar Arinal, saat menerima penghargaan peringkat 1 untuk kategori peningkatan produktivitas provinsi tertinggi tahun 2019/2020. 

Arinal menegaskan, bagaimana pun, pemerintah pusat dan daerah adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy mengaku bersyukur karena telah mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat dan petani Banten, sehingga Banten mampu memenuhi kebutuhan pangan lokal maupun nasional.

Maka dari itu, kata Andika, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkomitmen penuh meningkatkan produksi pangan, terutama selama masa pandemi berlangsung. 

"Kami berharap dalam konteks strategis ketahanan pangan, Banten mampu mendongkrak ketahanan pangan nasional,” ungkapnya yang menerima penghargaan peringkat 3.

Baca Juga: Kepala Daerah Dukung Inisiasi Kementan untuk Pacu Semangat Kerja di Sektor Pertanian
Majukan Sektor Pertanian, Ini Upaya yang Disiapkan Pakistan

Andika menegaskan, ke depan pihaknya akan memperkuat langkah-langkah strategis dalam pemenuhan kebutuhan pangan. 

"Intinya, Provinsi Banten tetap teguh dan komitmen bersama pemerintah pusat memperkuat ketahanan pangan dengan terus meningkatkan produksi," tambahnya. 

Adapun, peningkatan produksi padi di Banten pada 2019-2020 mencapai 184.667 ton, Lampung mencapai 486.200 ton, Provinsi Jatim sebesar 363.604 ton, Sumsel sebesar 139.663 ton, dan Jambi mencapai 76.481 ton.

Video Terkait