Akibat Banjir Bandang, Ratusan Hektare Sawah di Bogor Terancam Gagal Panen

Ilustrasi sawah. (pixabay)

Editor: Dera - Sabtu, 11 September 2021 | 08:00 WIB

Sariagri - Akibat banjir bandang yang terjadi pada Senin(6/9), lahan pertanian warga yang berada di Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat terancam gagal panen.

Kepala Desa Sipak, Agung Suryadinata mengatakan ratusan hektare sawah di Jasinga terancam kekeringan. Hal ini imbas bencana banjir bandang yang terjadi di sepanjang aliran Sungai Cidurian.

Menurut Agung, air sungai cidurian yang seharusnya mengisi Bendungan Sendung Desa Sipak beralih ke jalur lain.

“Dampak yang dirasakan dari bencana banjir bandang kemarin, yang aliran sungainya beralih ke sebelah kiri jalur baru, sehingga aliran sungai yang seharusnya dapat mengaliri area pesawahan dan lahan pertanian warga aliran sungainya mengering,"kata Agung Suryadinata.

Agung lebih lanjut mengatakan, lahan pertanian warga yang terdampak dan terancam sekitar 600 hektare, dari itu pihak desa bersama dinas PUPR melaui UPT Pengairan langsung meninjau bendungan Sendung.

Baca Juga: Akibat Banjir Bandang, Ratusan Hektare Sawah di Bogor Terancam Gagal Panen
Puluhan Hektare Lahan Pertanian Rusak Akibat Diterjang Banjir, Petani Rugi Ratusan Juta Rupiah

"Kemarin bersama orang dinas PUPR langsung mengecek bendungan sendung untuk melihat kondisi bandingan bagaimana aliran air kembali ke jalur yang semestinya agar lahan pertanian warga bisa juga dialiri air,"katanya.

Dirinya berharap, dinas PUPR Kabupaten Bogor segera menyikapi keluhan para petani agar segera membuat bendungan agar aliran sungai Cidurian yang melintasi wilayah Jasinga, air kembali mengaliri aliran yang sebenarnya.

Video Terkait