Soroti Irigasi Pertanian, Dirjen PSP Kementan: Harus Berjalan Baik

Ilustrasi irigasi pertanian (Pxhere)

Editor: M Kautsar - Rabu, 8 September 2021 | 15:20 WIB

Sariagri - Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil menjelaskan, keberadaan irigasi pertanian membuat petani tak khawatir meski memasuki musim kemarau. Sebab, irigasi akan memasok air, sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga.

"Irigasi merupakan program strategis dalam konteks pengairan lahan. Irigasi pengairan pertanian harus berjalan baik, karena pertanian tak boleh terganggu oleh faktor apapun," kata Ali melalui keterangan tertulis, Rabu (8/9). 

Ali mengatakan, keberadaan air menjadi faktor penting bagi keberlanjutan sektor pertanian. Air mampu meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) petani. Keberadaan irigasi juga menjadi faktor penting bagi petani untuk meningkatkan produktivitasnya. 

Dia menyebut, ada tiga aspek dari keberadaan irigasi pertanian ini yaitu produktivitas, peningkatan Indeks Pertanaman (IP) pertanian dan meningkatnya kesejahteraan petani.

"Mengapa demikian, oleh karena irigasi memberikan pasokan air stabil kepada lahan sawah, sehingga perkembangan budidaya padi petani berjalan dengan baik," tutur Ali.

Ali menerangkan, irigasi adalah water management yang berfungsi mengatur air, baik air hujan maupun air tanah. Irigasi bukan hanya bisa dimanfaatkan untuk mengairi lahan di sawah, tetapi juga bisa untuk mendukung aktivitas lainnya.

Baca Juga: Soroti Irigasi Pertanian, Dirjen PSP Kementan: Harus Berjalan Baik
Kalimantan Barat Targetkan Dua Pengembangan Food Estate

"Kita harapkan irigasi bisa dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan pendapatan petani," ucapnya.

Direktur Irigasi Pertanian Ditjen PSP Kementan, Rahmanto menerangkan, irigasi pertanian diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, tak hanya untuk sektor tanaman pangan, tetapi juga untuk sektor hortikultura, perkebunan dan peternakan.

"Air adalah faktor teknis bagi terungkitnya produktivitas pertanian. Pada akhirnya, kesejahteraan petani juga meningkat," kata Rahmanto.

Video Terkait