Puluhan Hektare Lahan Pertanian Rusak Akibat Diterjang Banjir, Petani Rugi Ratusan Juta Rupiah

Jembatan terputus akibat banjir dan longsor di Mamasa, Sulawesi Barat. (Rifky Junaedi/Sariagri)

Editor: Dera - Minggu, 5 September 2021 | 12:00 WIB

Sariagri - Hujan deras disertai angin kencang menyebakan sejumlah lokasi di Kecamatan Tabulahan, Mamasa, Sulawesi Barat tertimbun longsor. Selain itu banjir juga menyebakan sejumlah fasilitas umum seperti akses jalan dan jembatan putus.

Akibatnya, lahan pertanian dan perkebunan produktif rusak diterjang banjir, bahkan akses jembatan penhubung antar desa dan kecamatan ambruk di lokasi tersebut.

Kepala Lingkungan Salulossa, Andarias menyebut, kerugian petani diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. 

“Puluhan hektare lahan pertanian dan perkebunan rusak disapu banjir. Belum lagi hasil bumi seperti jagung yang baru saja dipanen petani hanyut tersapu banjir bah,” jelas Andarias.

Baca Juga: Puluhan Hektare Lahan Pertanian Rusak Akibat Diterjang Banjir, Petani Rugi Ratusan Juta Rupiah
Bermaksud Mengairi Sawahnya, Petani Cabai Ini Mengebor Sumur yang Keluar Justru di Luar Dugaan

Selain itu, terputusnya akses jalan ke kota akbat banjir dan longsor membuat warga tak bisa menjual hasil bumi yang menjadi sumber penghidupan dan pendapatan mereka.

Warga berharap pemerintah bisa segera membenahi kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan yang ambruk pasca banjir di sepanjang jalur Tabulahan Mamasa, agarmereka bisa kembali beraktivitas. 

 

Video Terkait