Siapa Bilang Mahal? Begini Tips Membangun Greenhouse Sesuai Budget

Ilustrasi Greenhouse kekinian ramah kantong. (Dok. Greenhouse PT.TRUST)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 9 September 2021 | 17:00 WIB

Sariagri - Pertanian di dalam greenhouse adalah sistem produksi pertanian yang menggabungkan pemanfaatan perlindungan tanaman dari intensitas hujan, sinar matahari dan iklim mikro. Hal ini mampu mengoptimalkan pemeliharaan tanaman, pemupukan dan irigasi mikro, sehingga mampu meningkatkan produksi buah.

Tercatat, perkembangan greenhouse cukup massif di beberapa daerah di Indonesia. Hal ini ditunjang dengan kehadiran petani milenial dan kesadaran bahwa bisnis pertanian, bila dikelola dengan baik dan benar dengan memanfaatkan kemajuan teknologi akan mampu menghasilkan keuntungan yang sangat menjanjikan.

Munculnya komunitas-komunitas hidroponik dan komunitas budidaya tanaman juga ikut mendorong perkembangan greenhouse di Indonesia. Manfaat penggunaan greenhouse sudah banyak dirasakan oleh para petani.

Berikut ini manfaat penggunaan greenhouse:

1. Mengendalikan cuaca, suhu dan angin sehingga diciptakan iklim yang sesuai untuk mendukung pertumbuhan tanaman yang ada didalamnya.

2. Meningkatkan hasil produksi pertanian sekitar 5 - 15 kali atau lebih karena tidak tergantung musim

3. Efisiensi biaya tenaga kerja

4. Menghemat jumlah dan biaya pupuk

5. Menghemat kebutuhan akan air

6. Mencegah serangan hama dan penyakit tanaman

7. Membutuhkan area yang relatif kecil untuk memperoleh hasil panen yang besar dan menguntungkan

8. Memperbanyak jumlah tanaman yang akan dijadikan sebagai tanaman donor (eksplan) untuk keperluan kultur jaringan

9. Membudidayakan tanaman langka (yang hampir punah) untuk tujuan konservasi/perlindungan biodiversitas tanaman

10. Mudah dalam pengoperasian, pemeliharaan dan pengendalian peralatan serta mesin yang ada dalam greenhouse tersebut.

Ilustrasi Greenhouse yang kekinian. (Dok. Super Hoki)
Ilustrasi Greenhouse yang kekinian. (Dok. Greenhouse PT.TRUST )

Bangun Greenhouse sesuai budget

Masih banyak petani yang beranggapan bahwa membuat greenhouse membutuhkan biaya mahal dan tidak terjangkau. Sementara yang lain berpikir bahwa menanam tanaman di greenhouse tidak mungkin bisa menguntungkan.

Lantas dua pandangan ini perlu diluruskan. Pembuktiannya sangat sederhana. Jika greenhouse tidak menguntungkan, mengapa pertumbuhan jumlah greenhouse di Indonesia dan bahkan di dunia mengalami perkembangan sangat pesat?

Ethiopia yang tadinya dikenal sebagai negeri yang penuh kelaparan, sekarang pertaniannya sangat maju dan banyak dibangun greenhouse. Membuat greenhouse, bisa disesuaikan dengan budget. Semua tergantung pada material yang dipilih untuk dipergunakan.

Berikut alternatif material yang dapat disesuaikan dengan budget kantong Sobat Agri:

1. Kerangka Greenhouse

Bila menginginkan usia pakai greenhouse yang panjang, kita bisa menggunakan besi. Namun harus disadari, harganya tentu amat mahal. Bisa juga menggunakan kerangka kayu atau bambu.

2. Dinding Greenhouse

Dinding greenhouse dipasang untuk mencegah serangga masuk, namun dimungkinkan untuk dilewati angin guna mengontrol suhu dan kelembaban ruangan didalam greenhouse. Silahkan menggunakan insect net dengan kerapatan yang sesuai kebutuhan.

3. Atap Greenhouse

Atap greenhouse umumnya menggunakan plastik yang mengandung UV protector. Manfaatnya, selain digunakan untuk menahan gelombang cahaya yang tidak diperlukan juga akan membuat plastik atap greenhouse lebih awet.

Sebaiknya hati-hati dalam memilih plastik UV yang banyak beredar di lapangan karena sering ditemukan over claim yang tidak sesuai kandungan yang ada. Misal, sering ada keluhan plastik UV dengan kadar UV 14% namun ternyata baru dipakai kurang dari 1 tahun sudah rapuh.

Kontraktor dan petani greenhouse lebih suka menggunakan plastik greenhouse UV merk SUPER HOKI yang diproduksi oleh PT. Tri Usaha Sejahtera Pratama. Terbukti benar-benar awet, tahan cuaca dan mereduksi gelombang cahaya yang tidak diperlukan tanaman.

Perlu diketahui juga, ada 3 varian plastik greenhouse UV SUPER HOKI yaitu:

Plastik UV Greenhouse. (Super HOKI)
Plastik UV Greenhouse. (Super HOKI)

 

A. SUPER HOKI PREMIUM (tebal 200 mikron)

Produk kualitas export ini mengandung UV 14%, EVA, IR Barrier & Anti Microbial. Bisa diregang saat pemasangan sehingga akan terpasang kencang dan memperkokoh bangunan greenhouse. Hasil uji spektrometri menunjukkan bahwa cahaya dapat merata dan hanya sinar yang dibutuhkan tanaman untuk fotosintesis, dengan panjang gelombang 380-800 nm, yang dapat tembus/masuk.

B. SUPER HOKI + EVA (tebal 200 mikron)

Produk ini mengandung UV 14% dan EVA. Bisa diregang saat pemasangan sehingga akan terpasang kencang dan memperkokoh bangunan greenhouse.

C. SUPER HOKI (tebal 170 dan 200 mikron)

Produk ini mengandung UV 14%. Harga paling ekonomis. Untuk info dan belanja plastik greenhouse UV SUPER HOKI ada di website resmi PT. Tri Usaha Sejahtera Pratama www.trustpratama.com.

Baca Juga: Siapa Bilang Mahal? Begini Tips Membangun Greenhouse Sesuai Budget
Inovasi Irigasi Pintar Bisa Siram Tanaman Otomatis Sesuai Kebutuhan

D. Lantai Greenhouse

Bila memiliki budget yang cukup banyak, kita bisa membangun lantai dengan cor semen. Namun, bila dana kita terbatas, gunakan ground cover/weedmat. Dengan ground cover ECO PACK buatan PT. Tri Usaha Sejahtera Pratama yang harganya sangat ekonomis dan anyamannya rapi, lantai greenhouse akan tampak bersih dan gulma tidak dapat tumbuh.

Ground Cover ECO PACK juga mengandung UV Protector sehingga tahan lama dalam pemakaian. Jangan terlalu lama mengambil keputusan, segera saja mulai membuat greenhouse sesuai budget kantong Sobat Agri.

Video Terkait