Bermaksud Mengairi Sawahnya, Petani Cabai Ini Mengebor Sumur yang Keluar Justru di Luar Dugaan

Sumur Bor keluarkan api. (Sariagri/Arief L)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Rabu, 25 Agustus 2021 | 19:10 WIB

Sariagri - Bermaksud membuat sumur bor untuk mengairi lahan persawahan, namun yang didapati Ahmad Suki (45 tahun), petani Dusun Banyuliang, Desa Mandala, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep Madura justru diluar dugaan.

Bukannya air yang keluar dari dalam sumur bor yang dibuatnya. Namun malah gas yang menyembur dengan tekanan kuat dan berbau menyengat.

Ahmad Suki menceritakan awal mula munculnya gas dari pinggir lahan cabai miliknya terjadi saat casing pipa dimasukan ke dalam tanah sedalam 42 meter.

“Sungguh saya terkejut, dan gak menyangka. Jika dari sumur sedalam 42 meter yang saya bor ini, bukannya air yang keluar, tetapi justru menyembur gas dengan bau menyengat menyesakan pernafasan, “ ungkap pemilik sumur bor, Ahmad Suki kepada SariAgri, rabu (25/8).

Akibat kejadian ini, rencana Ahmad Suki untuk mendapatkan air yang diperuntukan mengairi lahan cabai akhirnya gagal. Ia pun mengaku kapok dan trauma untuk membuat sumur bor kembali.

Sementara itu, Camat Rubaru, Arif Susanto yang tiba lokasi bersama aparat kepolisian setempat langsung memasang garis polisi untuk mencegah terjadinya hal yang merugikan warga.

Terlebih saat dicoba di sulut api, ujung pipa sumur bor langsung menyala. Dari hasil pengamatan sementara, gas yang keluar dari dalam sumur bor tersebut berbau seperti solar.

“Begitu mendapat laporan dari warga, saya beserta pihak polisi langsung meninjau lokasi dan memang benar telah terjadi sumur mengeluarkan gas seperti bau BBM solar. Agar tidak membahayakan keselamatan warga, lokasi langsung dipasang police line, “ ujar Camat Rubaru, Arif Susanto.

Untuk memastikan jenis kandungan gas yang keluar dari dalam sumur bor warga tersebut, Arif berencana akan mendatangkan tim ahli.

Video Terkait