Kementan Dukung Pengembangan SDM Pertanian di Perguruan Tinggi

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo . (Kementan)

Editor: Arif Sodhiq - Rabu, 16 Juni 2021 | 17:10 WIB

SariAgri - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menekankan sektor pertanian merupakan salah satu sektor paling kuat dalam menghadapi berbagai ancaman dan gelombang krisis seperti pandemi COVID-19. Dia menilai pengembangan SDM pertanian di perguruan tinggi sangat penting dan wajib dilakukan.

"Saya selalu mengatakan bahwa yang paling siap dalam menghadapi ancaman pandemi itu adalah sektor pertanian. Kan cuma Indonesia yang ekspornya naik 15 persen. Karena itu, UGM (Universitas Gadjah Mada) tolong bantu saya, sebab sekecil apapun harus ada yang kita buat untuk negeri ini," ujarnya, Rabu (16/6/2021).

Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung UGM untuk mengembangkan kemampuan mahasiswanya dalam menghadapi kemajuan sektor pertanian berbasis teknologi dan mekanisasi.

Melalui MoU dan penyerahan dukungan program pertanian kepada UGM, Kementan memberikan bantuan alat tanam dan mesin pertanian senilai sekitar Rp8,06 miliar.

Bantuan itu terdiri dari traktor roda dua dan empat, transplanter, screenhouse, nursery kelapa, mixer dan grinder berikut 40 ekor kambing dan 20 ekor sapi perah.

Selain itu juga bantuan teknologi lain seperti screenhous hidroponik, power thrasher multiguna dan corn sheller mobile.

Kementan juga memberi bantuan demplot dan pendampingan upaya peningkatan produktivitas dan kualitas kedelai kuning berbasis kearifan lokal untuk menunjang ketahanan pangan.

Ke depan, Mentan berharap UGM mampu kontribusi dan berperan besar dalam pengembangan subsektor pertanian seperti meningkatkan produktivitas perkebunan, peternakan, hortikultura dan tanaman pangan.

"Saya dengan UGM sudah sepakat untuk melihat aspek-aspek mana baik itu di hortikultura, peternakan, buah porang sarang burung walet agar produksinya lebih baik lagi. Saya berharap MoU dan kerjasama ini ada realisasinya dalam 3 bulan ke depan," katanya.

Baca Juga: Kementan Dukung Pengembangan SDM Pertanian di Perguruan Tinggi
Inpari 50 Marem, VUB Padi Sawah yang Diharapkan Puaskan Petani

Rektor UGM, Panut Mulyono mengatakan semua bantuan nantinya akan digunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan pengembangan dan pembangunan sektor pertanian yang maju, mandiri dan modern. Dia menambahkan, UGM akan terus mendukung semua upaya dan program jangka panjang Kementan dalam membangun pertanian masa depan.

"UGM sangat mendukung secara antusias terhadap semua progran program pak Menteri yang didalam visinya selalu langsung terjun ke lapangan agar kebutuhan pangan di dalam negeri tercukupi. Karena itu mekanisasi dan teknologi sangat penting," pungkasnya.

Video terkait:

Video Terkait