Inovasi Tepung Mocaf Bantu Berdayakan Petani

CEO Rumah Mocaf, Riza Azyumaridha Azra.

Editor: M Kautsar - Selasa, 13 April 2021 | 11:00 WIB

SariAgri - Rumah Mocaf menggandeng Angkatan Muda Muhammadiyah di Banjarnegara, Jawa Tengah untuk berinovasi dan mengembangkan Modified Cassava Flour (mocaf). Kerja sama ini membantu mengembangkan tepung mocaf dan memberdayakan petani singkong.

Direktur Rumah Mocaf, Riza Azyumaridha Azra menyebut masa-masa sulit memperjuangkan Rumah Mocaf. Empat tahun lalu, dia kesulitan menjual 50 kilogram per bulan.

"Tetapi karena berkat kegigihan dan keistiqomahan teman-teman di Angkatan Muda Muhammadiyah di Banjarnegara akhirnya kami sekarang sudah bisa menjual minimal 30 ton per bulan," ucap Riza.

Riza mengatakan, tepung mocaf hasil kolaborasi Rumah Mocaf dan angkatan muda Muhammadiyah telah diekspor ke Inggris dengan target rencana 60 ton per bulannya. Tetapi, pada periode awal ekspor akan diujicoba dengan ekspor 10 ton terlebih dahulu.

“Hal itu yang mendorong kami, dan kami melihat juga data ternyata Indonesia ini adalah negara penghasil singkong terbesar kedua setelah Brazil," ujar dia.

Mengutip data BPS, Riza mengatakan bahwa 98 persen petani singkong di Indonesia berada di bawah garis kemiskinan. Tapi, di sisi lain impornya terus bertambah.

Baca Juga: Inovasi Tepung Mocaf Bantu Berdayakan Petani
Permintaan Ekspor Terus Meningkat, Ini Trik Budi Daya Tanaman Porang

"Di sisi lainnya petani singkongnya terus menderita padahal singkong bisa dimodifikasi menjadi tepung mocaf yang tentunya lebih sehat dan bisa memberdayakan petani singkong,” kata dia.

“Nah ini harapan kami kedepan semoga Indonesia benar-benar bisa berdaulat pangan sesuai jargonnya MPM Jihad menegakkan kedaulatan pangan!” sambungnya.

Video Terkait