Kementan Canangkan Kawasan Pertanian Terpadu

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi. (ANTARA)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 9 Desember 2022 | 20:45 WIB

Sariagri - Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi bersama Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu melakukan penanaman sorgum dalam rangka pencanangan Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) tanaman sorgum dan jagung di Desa Lau Mil Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, Jumat.

Wamen Pertanian Harvick Hasnul Qolbi dalam kesempatan itu mengapresiasi Pemkab Dairi, khususnya Bupati Eddy Berutu yang getol mengunjungi kantor Kementerian Pertanian di Jakarta untuk membantu pertanian Kabupaten Dairi.

"Salut Bupati Dairi. Program ini sebaiknya harus didukung oleh jajaran di bawahnya. Yang jelas pemerintah senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan program pertanian demi kedaulatan pangan," katanya.

Selain tanam bersama Sorgum, dilakukan juga panen jagung bersama dirangkai dengan Penandatanganan MoU antara Pemkab Dairi, PT Bank BRI serta Koperasi AUR Dairi Botanika, tentang kerjasama pembiayaan sektor pertanian di Kabupaten Dairi.

Juga penandatanganan MoU antara Pemprov Sumut, Pemkab Dairi, dengan PT Samda Toba Farm dari Korea Selatan serta penyerahan bantuan secara simbolik oleh Wamentan kepada Pemkab Dairi berupa benih jagung untuk 2000 Ha lahan, penyerahan bantuan benih padi untuk 1000 Ha lahan, dan penangkaran sorgum untuk lahan seluas 20 Ha.

Sementara Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan, kegiatan tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menekan angka inflasi walau di beberapa komoditi negara kita mengalami surplus.

"Kami yakin kegiatan ini akan berdampak baik bagi pertanian di tahun berikutnya. Ekonomi kita memang terpusat pada sektor pertanian," katanya.

Baca Juga: Kementan Canangkan Kawasan Pertanian Terpadu
Libatkan 380 Petugas, Sensus Pertanian untuk Petakan Usia dan Lahan Petani

Sesuai arahan Wamen Pertanian, Kabupaten Dairi telah membuka lahan sebagai demonstration plot (demplot) tanaman sorgum. Karena memang sorgum saat ini sangat diperlukan baik untuk konsumsi atau untuk industri.

"Sebagai laporan kami sudah siapkan 2 hektare lahan untuk tanaman sorgum yang akan kita lakukan tanaman bersama nanti. Kita ingin ke depan, petani plasma lain mengikuti langkah ini," tukasnya.