Lumbung Pangan Jadi Harapan Baru Ketersediaan Beras di Lombok

Warga Lombok mengeringkan gabahnya. (Sariagri/Yongki)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Rabu, 30 November 2022 | 16:15 WIB

Sariagri - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) pada tahun 2022 ini mulai meresmikan Gedung Lumbung Pangan Masyarakat Desa (LPMDes) di lima desa yakni Desa Gegelang, Langko, Batu Kuta, Montong Are dan Kuranji. Fasilitas tersebut diresmikan oleh Bupati Lobar H. Fauzan Khalid Pada Senin (28/11) Kemarin. 

"Hari ini empat Lumbung Pangan Masyarakat Desa (LPMDes) yang kita resmikan. Dan satu  Lumbung Pangan Masyarakat Desa (LPMDes) di Desa Langko masih dalam pengerjaan. Dan Insya Allah tahun ini semuanya selesai," terang Bupati.

Bupati Lombok Barat, pembangunan LPMdes ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan nilai Rp5 miliar. Masing-masing desa memperoleh anggaran Rp1 miliar untuk membangun sejumlah fasilitas lumbung pangan, lantai jemur dan infrastruktur lainnya.

"Salah satu bentuk pemanfaatan produk lokal yang ujung tentunya untuk pengendalian inflasi,"katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lobar, Damayanti Widyaningrum mengatakan untuk pembangunan Gedung Lumbung Pangan Masyarakat Desa (LPMDes) bukan kontraktor yang bekerja tetapi ada dana masuk ke Gapoktan. Jadi Gapoktan yang bekerja didampingi oleh fasilitator. 

"Empat LPMDes sudah selesai pengerjaannya dan tinggal satu LPMDES di Desa Langko rencananya peresmian pada tanggal 10 Desember mendatang,"tambahnya. 

Mantan Sekdis Pertanian Lobar ini menuturkan, maksud dan tujuan dibangunnya Gedung Lumbung Pangan Masyarakat Desa (LPMDes) nanti pada saat panen raya para petani bisa mengumpulkan gabahnya di situ.  Dan mampu untuk menyediakan beras bagi masyarakat dalam jangka panjang, termasuk bisa mengontrol stabilitas harga beras. 

"Kita ingin para petani kita tidak langsung menjual gabahnya tetapi kita inginkan para petani mendapatkan nilai tambah yaitu diolah menjadi beras. Di situ petani bisa kumpulkan gabahnya dan kalau gabahnya harga murah bisa pindah jual setelah harga gabahnya mahal," ujarnya. 

Dia juga menambahkan, dengan adanya LPMDes ini sebagai cadangan pangan di desa dan menjaga stabilitas harga terutama beras. Karena beras merupakan salah satu dari pangan strategis yang menyebabkan inflasi.

LPMdes ini terang Damayanti, mampu menampung sebesar 60 ton beras dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya dari komoditi pertanian, perkebunan hingga perikanan yang dikelola lansung oleh masyarakat. 

"Ke depan kami berharap kepada Gapoktan agar dibuat menjadi pusat pangan strategis. Tidak hanya beras yang ada di LPMDes tetapi nanti juga kolam, unggas, buah dan sayuran," harapnya. 

Baca Juga: Lumbung Pangan Jadi Harapan Baru Ketersediaan Beras di Lombok
Harga Gabah Dikhawatirkan Anjlok Jelang Panen, DPR: Petani Harus Dilindungi

Di tempat yang sama Kades Gegelang H. Husnu Muhtar mengatakan, di hari ulang tahun Desa Gegelang ke-11 sangat special dan ini menjadi penghargaan karena telah hadir Gedung Lumbung Pangan Masyarakat Desa (LPMDes). 

"Harapan kepada para petani kita bisa memanfaatkan semaksimal mungkin untuk menunjang gerakan ketahanan pangan di tingkat desa dan meningkatkan perekonomian masyarakat kita secara umum," tutupnya.