Manfaatkan Teknologi Terbaru, Kapas Brasil Siap Pasok Pasar Indonesia

Kapas Brasil disertifikasi oleh program ABR (Responsible Brazilian Cotton) dan berlisensi Better Cotton Initiative (BCI)

Editor: Yoyok - Rabu, 30 November 2022 | 14:15 WIB

Sariagri - Asosiasi Petani Kapas Brasil atau Brazilian Cotton Growers Association (Associação Brasileira dos Produtores de Algodão/Abrapa) mengadakan program pengembangan pasar internasional untuk kapas Brasil tersertifikasi guna meningkatkan pemasaran di Asia. Program dengan nama Cotton Brazil digelar dalam event Sellers Mission di Jakarta pada 29 November 2022. 

Agenda event ini berfokus pada promosi kapas Brasil yang andal, berkelanjutan, dapat ditelusuri, dan berkualitas tinggi. Ditambah dengan memastikan peningkatan berbasis data, acara Sellers Mission mewakili komitmen berkelanjutan Cotton Brazil terhadap kerja sama di Indonesia.

Presiden Abrapa, Julio Cezar Busato mengatakan pihaknya memanfaatkan teknologi terbaru pertanian untuk mengurangi dampak lingkungan yang berbahaya yang disebabkan oleh praktik pertanian kapas yang tidak berkelanjutan sebelumnya. 

“Dengan berfokus pada empat pilar utama, yaitu kualitas dan produksi, keberlanjutan, ketertelusuran serta  ekspor, kami dapat menciptakan industri kapas yang berkelanjutan tanpa mengorbankan kualitas dan permintaan,” ujar Julio Cezar Busato dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Rabu (30/11/2022). 

Karena alasan itu, kapas Brasil merupakan impor utama bagi Indonesia. “Kami berharap dapat terus membina hubungan kami dengan mitra kami di Indonesia - saling belajar untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi industri kapas,” katanya.

Julio Cezar Busato menambahkan, program Cotton Brazil ke depannya bertujuan untuk lebih mendorong pangsa pasar di negara-negara utama, dengan rencana untuk meningkatkan kapasitas produksi guna memenuhi permintaan pasar Asia yang terus berkembang. 

“Melalui kemitraan strategis dan aktivasi event saat ini dan di masa mendatang, program ini akan terus mendorong kesadaran pasar akan kualitas, ketertelusuran, dan keberlanjutan kapas Brasil,” ujarnya.

Dalam empat tahun terakhir, Brasil mengalami peningkatan produksi kapas hingga lebih dari dua kali lipat, yaitu dari 1,3 juta ton pada tahun 2015/2016 menjadi sekitar 3 juta ton pada tahun 2019/2020. Hal ini terutama tercapai dengan pemanfaatan teknologi pertanian yang mutakhir dan penerapan praktik pertanian non-irigasi di lebih dari 90 persen lahan pertanian kapas Brasil. Selama musim panen 2021/2022, pertanian kapas Brasil telah mensuplai 155 ribu ton ke Indonesia.   

Baca Juga: Manfaatkan Teknologi Terbaru, Kapas Brasil Siap Pasok Pasar Indonesia
Pasokan dari Petani Surplus, Cabai Impor Masuk 27.851 Ton Ternyata untuk Ini

Indonesia merupakan negara pengimpor kapas Brasil terbesar keenam di dunia. Hal ini tak mengejutkan mengingat pesatnya industri tekstil yang mencakup hampir 7 persen  dari ekspor nasional; yang diperkirakan senilai 11,9 miliar dolar AS. Di industri tekstil ini, kapas Brasil memiliki 28 persen pangsa pasar, menjadikannya salah satu impor kapas terbesar di Indonesia. Persentase tersebut diperkirakan akan meningkat, dengan kerja sama yang diperkuat oleh melimpahnya kapas Brasil berkualitas tinggi.

Pasokan kapas Brasil diperkirakan tumbuh lagi tahun ini. Abrapamemperkirakan area panen tahun ini akan mencapai lebih dari 1,6 juta hektar, meningkat 15 persen  dibandingkan tahun lalu. Adanya peningkatan di area penanaman, Abrapa memproyeksikan pertumbuhan hingga 20 persen  pada 2022 dengan produksi mencapai hampir 2,5 juta ton. Angka ini menandai musim panen terbaik kedua dalam sejarah kapas Brasil.