Inspiratif, Petani Milenial Ini Ajak Pemuda Afrika Terjun ke Pertanian

Para pekerja di pertanian milik Mazango. (Bird Story Agency)

Editor: Dera - Kamis, 24 November 2022 | 13:45 WIB

Sariagri - Baldwin Mazango adalah contoh petani muda yang memimpin revolusi di lahan pertanian benua Afrika. Sekarang dia ingin mendorong anak muda Afrika lainnya untuk melakukan hal yang sama.

Pria berusia 36 tahun itu mulai bertani pada tahun 2012 di Mazowe, Zimbabwe Timur. Kala itu, ia hanya memiliki sedikit lahan tanah untuk dapat menanam 22 baris benih kentang, atau masing-masing sepanjang 15 meter. Namun melalui kerja keras dan tekad yang kuat, Mazango berhasil memperluas pertanian kentangnya dari sebidang tanah kecil menjadi lebih dari 10 hektare.

Hebatnya lagi, kentangnya merupakan generasi pertama dari varietas bebas virus yang diproduksi secara lokal. Mazango pun yakin dirinya tidak akan berminat menjadi pekerja kantoran, lantaran sudah jatuh cinta dengan dunia pertanian yang dianggap memberikan peluang finansial dan kualitas hidup yang lebih baik.

"Tidak ada perusahaan lain sekarang yang bisa memiliki pengembalian investasi yang tinggi seperti di pertanian, ”katanya seperti dikutip dari The African Report.

Mazango merupakan bagian dari 6.000 petani muda yang terhubung melalui berbagai platform pertanian digital di Zimbabwe. Melalui kampanye online, para petani muda yang terhubung secara digital ini membantu memotivasi anak-anak muda Afrika lainnya untuk terjun ke dunia pertanian. 

Selain Mazango, Tirivangani Chidyausiku juga menjadi sosok inspiratif. Petani berusia 39 tahun itu mengaku hidupnya menjadi lebih baik setelah kurang lebih 10 tahun bergelut dengan pertanian.

"Bagi saya, pertanian bukanlah karir yang saya bayangkan, tetapi begitu saya memulai, saya jatuh cinta padanya dan tidak pernah melihat ke belakang sejak itu. Dan saya ingin memperluas produksi di semua tanaman yang saya tanam di pertanian,” katanya.

Baca Juga: Inspiratif, Petani Milenial Ini Ajak Pemuda Afrika Terjun ke Pertanian
Belajar dari Youtube, Petani Muda Ini Sukses Kembangkan Selada Hidroponik



“Kami pindah dari 30 hektare tembakau menjadi 110 hektare yang kami persiapkan untuk musim tanam tahun ini,” ucapnya penuh bangga.

Mazango dan Chidyausiku pun bertekad kuat untuk mengajak lebih banyak lagi generasi muda Afrika menjadi petani agar negara mereka memiliki ketahanan pangan yang tangguh.

Video Terkait