Provinsi Ini Berikan Intensifikasi Budidaya Cabai ke Petani

Ilustrasi budidaya cabai. (Pixabay)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Rabu, 23 November 2022 | 14:45 WIB

Sariagri - Pemerintah Provinsi Jambi memberikan bantuan intensifikasi budidaya cabai merah untuk mengamankan produksi cabai yang sedang diusahakan oleh petani, berupa bantuan pupuk dan obat-obatan untuk meningkatkan produktivitas.

Sedangkan bantuan itu juga untuk gerakkan pengendalian dan mengamankan tanaman cabai dari serangan hama penyakit dan kegagalan panen, kata Gubernur Jambi Al Haris, usai panen cabai di Desa Lubuk Terentang, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjungjabung Barat, Selasa.

“Kita harapkan bantuan kepada petani ini dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi, produktivitas, dan kontinuitas ketersediaan pasokan cabai merah di Provinsi Jambi,” katanya.

Pemprov Jambi terus berupaya memberikan kontribusi maksimal dan kinerja terbaik sesuai peran dan tugas pokok dan fungsi, untuk membangun dan mendukung keberhasilan pertanian di Provinsi Jambi, khususnya sektor tanaman pangan yakni padi, jagung dan kedelai maupun hortikultura seperti cabai dan bawang merah.

Al Haris mengemukakan, kegiatan panen cabai merah merupakan salah satu momentum dalam pembangunan pertanian di Provinsi Jambi. Hal itu dikemukakan Al Haris pada panen cabai dan penyerahan bantuan intensifikasi cabai merah yang berlangsung di Desa Lubuk Terentang Kecamatan Betara Kabupaten Tanjungjabung Barat, Jambi.

"Panen hari ini jadi momentum pembangunan sektor pertanian, khususnya dalam meningkatkan produksi cabai merah di Provinsi Jambi yang memotivasi para petani serta memberikan manfaat dan dampak besar terhadap peningkatan kinerja sektor pertanian secara umum, ditandai dengan meningkatnya produktivitas pertanian, yang bermuara pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani beserta keluarganya," paparnya.

Al Haris juga memberikan apresiasi kepada kelompok tani di Betara yang tetap menanam cabai di tengah kenaikan bahan bakar minyak, kenaikan harga pupuk dan sarana produksi lainnya serta tingginya risiko iklim yang menyebabkan serangan hama penyakit sehingga mengancam tanaman cabai tetapi para petani tetap mengupayakan dengan maksimal.

Gubernur juga menuturkan, pencapaian terhadap kebijakan pembangunan di subsektor hortikultura akan terus berhadapan dengan kompleksitas permasalahan dan tantangan dalam pengembangannya saat ini meliputi stabilitas produksi, peningkatan produktivitas, kehilangan hasil yang tinggi.

Baca Juga: Provinsi Ini Berikan Intensifikasi Budidaya Cabai ke Petani
Hari Tani, Pelajar SD di Jawa Timur Belajar Tanam Cabai

Kondisi ini berpengaruh terhadap fluktuatif harga komoditas pertanian, khususnya hortikultura yang secara tidak langsung berpengaruh terhadap ekonomi masyarakat pada umumnya.

“Pemerintah provinsi berkomitmen untuk menjalankan program dan kegiatan yang dapat berdampak langsung kepada petani dan masyarakat serta penyaluran bantuan pemerintah menjadi ujung tombak dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi, karena dapat menggerakkan roda perekonomian petani,” tukas Gubernur Jambi Al Haris.