Unik! Petani di Thailand Manfaatkan Lapangan Terbang untuk Jemur Padi

Ilustrasi panen padi. (pixabay)

Editor: Dera - Rabu, 23 November 2022 | 11:30 WIB

Sariagri - Petani di Provinsi Yasothon, Thailand, memiliki tempat unik untuk mengeringkan padi yang baru dipanen. Mereka menjemur padi di bekas landasan pacu pangkalan udara Angkatan Darat Kerajaan Thailand yang telah lama ditinggalkan dan tidak digunakan. 

Perlu diketahui, tujuan penjemuran padi adalah untuk menekan biaya transportasi. Selain itu, penjemuran juga bertujuan untuk menurunkan kadar air dari 23-27 persen menjadi 14 persen. Dengan kadar air yang sedikit, padi dapat disimpan lebih lama serta menghasilkan beras yang berkualitas baik.

Mengutip National Thailand, sedikitnya 100 petani dari distrik Loeng Nok Tha muncul setiap hari di bekas lapangan terbang tersebut. Mereka membawa banyak padi yang baru dipanen untuk dijemur. 

Saat musim panen padi, banyak kasus kecelakaan lalu lintas di daerah pedesaan. Hal tersebut dikarenakan petani tidak punya banyak pilihan selain menggunakan jalan umum untuk menjemur padi.

Para petani di bekas pangkalan udara dilaporkan menjaga padi mereka yang mengering di malam hari untuk mencegah adanya pencurian. Kepala Desa Ban Khok Samran Prayad Samrphak mengatakan, petani di distrik Loeng Nok Tha beruntung memiliki pangkalan udara tua di daerah itu.

Baca Juga: Unik! Petani di Thailand Manfaatkan Lapangan Terbang untuk Jemur Padi
Rencana Impor Beras, Petani Garut Justru Surplus Gabah 60 Ribu Ton

Pangkalan udara Loeng Nok Tha dibangun dengan bantuan Inggris pada 1967. Pangkalan udara itu dibangun ketika ketegangan Perang Dingin meningkat di Asia Tenggara.

“Banyak petani berkumpul di pangkalan udara untuk menjemur padi saat musim panen setiap tahun,” kata Prayad.

Dia juga berterima kasih kepada tentara di bandara karena mengizinkan para petani mengeringkan tanaman padi mereka secara gratis.