Gantikan Cina, Negara Ini Jadi Eksportir Pupuk Terbesar untuk India

Ilustrasi pemupukan tanah. (Pixabay/Wolfgang Ehrecke)

Editor: Dera - Rabu, 23 November 2022 | 10:30 WIB

Rusia untuk pertama kalinya menjadi pemasok pupuk terbesar ke India pada paruh pertama tahun fiskal 2022/23 karena menawarkan diskon atas harga global yang berlaku.

Seorang pejabat senior pemerintah mengatakan bahwa impor pupuk India dari Rusia melonjak 371% ke angka 2,15 juta ton dalam enam bulan pertama tahun ini yang dimulai pada 1 April.

Pejabat tersebut menolak disebutkan namanya karena sensitivitas masalah ini, seperti diberitakan Reuters.

Dalam hal nilai, impor India selama periode tersebut melonjak 765% menjadi $1,6 miliar atau sekitar Rp25 triliun. Pada seluruh tahun fiskal terakhir, India mengimpor 1,26 juta ton dari Rusia.

India sedang berjuang untuk mendapatkan pupuk dengan harga yang wajar setelah konflik antara Rusia dan Ukraina makin meningkat. Pasokan Rusia tepat waktu dan dengan harga yang wajar. Kondisi itu membantu kami menghindari kemungkinan kelangkaan, kata pejabat itu.

Harga pupuk melonjak di pasar dunia sejak bulan Maret, setelah negara-negara Barat memberlakukan sanksi atas pengiriman pupuk dari Rusia dan Belarus setelah invasi Moskow ke Ukraina.

Rusia dan Belarus bersama-sama menyumbang lebih dari 40% ekspor global kalium pada tahun lalu. Rusia menyumbang sekitar 22% ekspor global amonia, 14% ekspor urea dunia, dan sekitar 14% monoammonium fosfat (MAP), semua jenis pupuk utama.

Itu adalah situasi win-win untuk India dan Rusia, kata seorang pejabat senior industri yang bernegosiasi dengan pemasok luar negeri atas nama pembeli India.

Pada bulan Juni, India mendapatkan di-amonium fosfat (DAP) dari Rusia dengan harga $920-925 (sekitar Rp14-14,5 juta) per ton berdasarkan biaya dan pengiriman (CFR), ketika pembeli Asia lainnya membayar lebih dari $1.000 (sekitar Rp15,6 juta).

Lonjakan pasokan dari Rusia mengurangi separuh ekspor Cina ke India menjadi 1,78 juta ton pada paruh pertama 2022/23.

Pangsa pasar Rusia melonjak menjadi 21% pada paruh pertama 2022/23, melampaui Cina sebagai pemasok terbesar ke India.

Pembelian India dari Rusia tidak hanya membantu petani lokal, tetapi juga negara-negara lain yang bergantung pada impor seperti Brasil, Argentina, Malaysia, dan Indonesia dengan menahan kenaikan harga global.

Baca Juga: Gantikan Cina, Negara Ini Jadi Eksportir Pupuk Terbesar untuk India
Sempat Tertahan, 20 Ribu Ton Pupuk Rusia Diizinkan Dikirim Ke Negara Ini

Harga global dapat lebih meningkat jika India juga pindah dari Rusia ke pemasok lain seperti Cina dan Maroko, yang memiliki pasokan ekspor terbatas.

Total impor pupuk India pada paruh pertama 2022/23 turun 2,4% dari tahun lalu menjadi 10,27 juta ton, meskipun dalam hal nilai impor selama periode tersebut melonjak 59% menjadi $7,4 miliar atau sekitar Rp116 triliun.