Gempa Cianjur, Mentan Sampaikan Duka Terdalam Terhadap Korban

Mentan Syahrul Yasin Limpo pada acara penyerahan bantuan sarana dan prasarana pertanian ke Universitas Hasanuddin di Makassar, Sulsel, Senin (5/7/2021). (Antara/HO-Unhas)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 22 November 2022 | 16:45 WIB

Sariagri - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menyampaikan duka yang mendalam atas bencana gempa yang melanda Kabupaten Cianjur dan sebagian wilayah lainya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat sebanyak 162 orang tewas dan ratusan lebih mengalami luka. akibat gempa berkekuatan 5,6 magnitudo (m) tersebut

"Saya Menteri Pertanian menyampaikan duka yang mendalam atas bencana ini. Semoga almarhum berada di sisi Allah (Tuhan) yang maha Esa. Alfatihah," ujr Mentan SYL, dalam siaran pers, Selasa (22/11).

Mentan SYL mengatakan bahwa duka Cianjur merupakan duka bagi semua orang Indonesia. Termasuk para petani di sana yang mungkin mengalami kejadian tersebut. Dirinya berharap ada lebih banyak doa dari seluruh masyarakat Indonesia untuk menguatkan dan menegarkan kondisi mereka.

"Doa masyarakat Indonesia sangat penting. Jadikan ini sebagai momentum solidaritas kita kepada sesama. Saya yakin Gusti Allah akan mencatat kebaikan doa semuanya. Sekali saya menyampaikan duka yang sangat dalam," katanya.

Diwartakan sebelumnya, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyampaikan informasi telah terjadi gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 sekitar pukul 13.21 WIB, pada Senin (21/11/2022).

"Jadi yang baru saja terjadi pada posisi di sekitar Sukabumi-Cianjur, di sekitar daerah tersebut dan merupakan gempa yang diakibatkan oleh patahan geser dengan magnitudo 5,6. Diduga ini merupakan pergerakan dari sesar cimandiri, jadi bergerak kembali,” kata Dwikorita di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/11).

Baca Juga: Gempa Cianjur, Mentan Sampaikan Duka Terdalam Terhadap Korban
Agar Data Penyaluran Pupuk Lebih Akurat, Mentan Terbitkan Permentan 10/2022

Dwikorita menduga, gempa Cianjur itu disebabkan pergerakan dari sesar Cimandiri yang bergerak kembali. Adapun kedalaman pusat gempa disebutkan sekitar 10 kilometer.

Perlu diketahui, gempa dengan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Cianjur, Jawa Barat sekitar pukul 13.21 WIB. Tak hanya di wilayah Cianjur, guncangan juga dirasakan oleh masyarakat yang berada di sekitar wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).