Lawan Mitos, Daerah Ini Siap Jadi Lumbung Pangan Organik

Gubernur Ansar Ahmad dan Ketua Umum HKTI Moeldoko menanam padi. (ANT)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 22 November 2022 | 07:00 WIB

Sariagri - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad dan Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Moeldoko menanam padi di Kabupaten Lingga. Langkah ini dilakukan guna menjadikan daerah itu sebagai lumbung pangan organik.

Ansar menyebut penanaman padi merupakan upaya pendobrak mitos yang dulunya dianggap tidak dapat menumbuhkan padi di wilayah Kepri yang didominasi oleh lautan, karena kultur yang melekat terhadap mata pencaharian masyarakatnya adalah nelayan.

"Namun kini, Lingga dapat mendobrak stigma itu dan penyangga kebutuhan pangan di daerah perbatasan. Harapannya ke depan, Kepri tidak lagi bergantung pada pasokan pangan impor," kata Gubernur Ansar saat menanam padi di Sungai Raye, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga.

Ansar mengatakan saat ini Indonesia dalam visi dan misinya menuangkan perihal kemandirian, di mana salah satunya adalah kemandirian dalam hal pangan. Sejalan dengan hal itu, maka pemerintah terus mendorong pengembangan lumbung pangan atau Estate Food yang tersebar di berbagai daerah di tanah air, dari Sumatera hingga Papua.

Ia menyebut sekarang tercatat ada 8 provinsi sebagai lumbung beras di Indonesia, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta. Kemudian, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Lampung, dan Sumatera Selatan.

"Bayangkan saat ini Indonesia memiliki 38 provinsi, namun hanya 8 provinsi saja sebagai lumbung beras. Oleh karena itu saya berharap, Kepri dapat menjadi salah satu daerah yang mampu mandiri dalam pemenuhan pangan lokal," ujar Ansar.

Ansar menyatakan upaya menjadikan Lingga sebagai lumbung pangan organik merupakan program yang dicanangkan oleh Pemerintah RI. Pemerintah pun membangun monumen argominapolitan di Lingga, yang mana tugu ini seakan mempresentasikan lokasi yang digadang-gadang menjadi lumbung pangan, kawasan sentra persawahan, sentra mina padi, perikanan air tawar dan air payau.

"Kawasan agropolitan/minapolitan mampu memainkan peran sebagai Kawasan pertumbuhan ekonomi yang berdaya kompetensi interregional maupun intraregional," papar Gubernur.

Baca Juga: Lawan Mitos, Daerah Ini Siap Jadi Lumbung Pangan Organik
Daerah Ini Maksimalkan Sasaran Produksi Jenis Pangan di 2023

Gubernur Ansar pun berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk memotivasi masyarakat Lingga untuk terus meningkatkan produksi pangan, sehingga Lingga dapat menjadi lumbung pangan organik perbatasan dan menjadikan Indonesia daulat pangan.

"Kami sangat mengapresiasi kepada pihak-pihak yang terlibat dalam proses penanaman padi ini, termasuk kepada HKTI dengan daya dan upaya yang telah dicurahkan, hingga hari ini kita menanam padi sebagai upaya capaian kemandirian pangan," demikian Gubernur Ansar.