4 Keunggulan Urban Farming dalam Dunia Pertanian

Ilustrasi urban farming (Flickr)

Penulis: Tanti Malasari, Editor: Dera - Selasa, 15 November 2022 | 07:00 WIB

Sariagri - Pembangunan gedung-gedung yang semakin marak di kota-kota besar, membuat ruang hijau semakin terbatas. Hal ini yang mencetuskan lahirnya urban farming. Urban farming atau lebih dikenal dengan sebutan pertanian perkotaan merupakan salah satu konsep berkebun yang dilakukan di wilayah perkotaan.

Konsep pertanian ini dilakukan sebagai solusi masyarakat perkotaan yang ingin bercocok tanam dengan memanfaatkan lahan yang sempit. Biasanya masyarakat yang menerapkan konsep pertanian kota ini sadar untuk menjalani hidup yang lebih sehat.

Tidak hanya menciptakan ruang hijau yang membuat udara jadi bebas polusi. Dalam penerapannya, urban farming juga memberi sejumlah dampak terhadap nilai ekonomi.

Lantas apa saja sebenarnya keunggulan urban farming dibandingkan pertanian konvensional yang sudah umum digunakan? Berikut penjelasan lengkapnya.

Keunggulan urban farming daripada pertanian konvensional

1. Minim biaya

Sesuai dengan konsep utamanya yang memanfaatkan lahan sempit, urban farming atau pertanian perkotaan tidak membutuhkan lahan luas. Tak heran mengapa urban farming banyak diterapkan pada lahan sempit yang ada di perkotaan.

Dengan demikian, dalam prakterknya urban farming juga tidak membutuhkan biaya besar. Lain halnya dengan pertanian konvensional yang sangat bergantung pada lahan yang luas sehingga biaya yang dibutuhkan akan sangat besar.

2. Ramah lingkungan

Secara umum, urban farming atau pertanian perkotaan adalah konsep pertanian yang dikenal ramah lingkungan. Hal ini dikarenakan, seseorang dapat memanfaatkan berbagai sampah rumah tangga dalam pelaksanaannya.

Beberapa contohnya yaitu meenggunakan barang bekas seperti kaleng, pipa bekas, ember plastik yang tidak terpakai sebagai wadah (reuse) atau pot dalam kegiatan urban farming.

Bahkan, sampah yang berasal dari dapur dan sampah daun dari pekarangan juga dapat dimanfaatkan kembali dengan diolah menjadi pupuk organik. Hal ini tentu saja menjadi salah satu keunggulan ekologis yang dimiliki urban farming dibanding konsep pertanian konvensional.

Baca Juga: 4 Keunggulan Urban Farming dalam Dunia Pertanian
Mengenal Urban Farming dan Manfaatnya untuk Kesehatan

3. Menambah nilai estetika

Keunggulan lain urban farming yaitu menambah nilai estetika dari suatu rumah atau bangunan. Karena memanfaatkan lahan yang terbatas, meningkatkan kreativitas untuk membuat taman yang bentuknya vertical atau dikenal dengan sebutan vertical garden.

Penataan dengan konsep vertical garden seakan menambah dekorasi sehingga suasana rumah menjadi lebih cantik dan estetik.

4. Menghasilkan pangan yang sehat

Urban farming banyak dilakukan masyarakat kota sebagai sumber pangan yang sehat. Banyak yang meyakini, pertanian dengan cara urban farming mampu menghasilkan produk yang sehat.

Hal ini dikarenakan dalam pelaksanaannya, urban farming tidak mengguakan bahan kimia dan pestisida untuk tanaman.