Gara-gara Ini Wilayah Penghasil Gandum Utama China Sukses Tingkatkan Panen

Ilustrasi ladang gandum. (Foto: Unsplash)

Editor: Reza P - Minggu, 16 Oktober 2022 | 07:00 WIB

Sebelum ditanam, benih gandum diperiksa dengan cermat di ruang pengujian Malan Farm di Shijiazhuang, ibu kota Provinsi Hebei, China utara.

Pemilihan benih seperti ujian besar. Benih yang paling cocok untuk ditanam hanya muncul setelah berhasil dalam ribuan putaran pengujian, kata Pan Yuheng, yang bertanggung jawab atas pengujian benih pertanian.

Varietas gandum Malan No.1 mencatatkan rekor 863,76 kilogram per mu (sekitar 0,067 hektare) di Desa Yanli, Kota Xingtai, pada tahun iniKeberhasilan tersebut berkat keunggulan benihnya seperti tahan dingin dan penyakit, seperti diberitakan Xinhua.

Ahli pertanian telah dikirim ke garis depan pertanian sejak awal. Sebelum musim dingin lalu, sekitar 16.000 teknisi pertanian bekerja bersama para petani di ladang untuk memastikan tunas gandum hijau mampu bertahan dalam cuaca dingin. Upaya tersebut tidak sia-sia. Total produksi biji-bijian musim panas Hebei pada tahun 2022 mencapai 14,87 juta ton.

Sebagai salah satu provinsi penghasil biji-bijian utama di China, Hebei membentuk 14 tim inovasi pemuliaan benih antara tahun 2016 dan 2020.

Pada periode 2021—2025, provinsi itu menargetkan 20 tim inovasi di bidang pertanian modern dan sejumlah varietas unggul dengan hak milik intelektual independen.

Baca Juga: Gara-gara Ini Wilayah Penghasil Gandum Utama China Sukses Tingkatkan Panen
Petani di Papua Dapatkan Bantuan Bibit Kacang Hijau 1,2 Ton

Peneliti dari Akademi Ilmu Pertanian dan Kehutanan Hebei, Jia Xiuling, menjelaskan bahwa penggunaan benih berkualitas disertai pemanfaatan teknologi ‘Navigasi BeiDou plus irigasi tetes’ telah memberikan jaminan kuat untuk konservasi air dan pupuk serta hasil yang lebih tinggi.

Dengan mengembangkan industri benih sebagai salah satu prioritas di bidang pertanian, China memiliki 216 basis pemuliaan dan produksi benih nasional.