Darurat Kekeringan, Gelombang Panas Ekstrem Mengancam Pertanian Cina

Ilustrasi kekeringan. (Foto: Unsplash)

Editor: Dera - Sabtu, 1 Oktober 2022 | 13:00 WIB

Akibat kekeringan parah yang mengancam produksi pangan, Pemerintah Cina meminta otoritas lokal untuk mengambil semua tindakan guna memastikan tanaman bertahan hidup pada musim panas terparah.

Bahkan, empat departemen pemerintah sempat mengeluarkan pemberitahuan darurat bersama yang memperingatkan bahwa panen musim gugur berada di bawah ‘ancaman berat.

Pemberitahuan itu mendesak pemerintah lokal untuk memastikan setiap unit air digunakan dengan hati-hati, serta menyerukan beberapa metode penyelamatan termasuk pengaturan irigasi bergilir, pengalihan sumber air baru, dan penyemaian awan.

Gelombang panas dikombinasikan dengan kekeringan selama berbulan-bulan telah mendatangkan malapetaka di selatan Cina yang biasanya kaya akan air. Kondisi itu menyebabkan keringnya sebagian Sungai Yangtze dan puluhan anak sungai, secara drastis mempengaruhi kapasitas pembangkit listrik tenaga air dan menyebabkan pemadaman bergilir. Dan sekarang muncul kekhawatiran tentang pasokan makanan di masa depan.

Kekeringan Ancam Pertanian Cina

Seorang analis di Trivium Cina yang berspesialisasi dalam pertanian, Even Pay, mengatakan bahwa masalah mendesak yang perlu diperhatikan adalah terkait produk segar.

“Jenis sayuran segar yang dipasok ke pasar lokal di mana setiap orang membeli produk itu setiap hari – itulah kategori yang paling kecil kemungkinannya berada di daerah irigasi utama, dan yang sepertinya tidak diprioritaskan secara strategis dalam dorongan nasional untuk melindungi biji-bijian dan minyak nabati,” ujarnya, seperti dikutip The Guardian.

Pay menambahkan, kehilangan hasil panen juga akan memukul rantai pasokan karena produk yang bersumber dari jauh bisa membusuk dalam perjalanan ke kota. Selain itu, masalah juga kemungkinan akan terjadi pada sektor peternakan akibat terbatasnya pakan.

Saya pikir kita akan mulai melihat laporan tentang peternak yang terdampak. Banyak peternak babi telah meningkatkan skalanya dalam beberapa tahun terakhir. Ada peternakan vertikal intensif yang besar, dan jika AC terputus (babi) tidak akan dalam kondisi yang baik,” jelas Pay.

Baca Juga: Darurat Kekeringan, Gelombang Panas Ekstrem Mengancam Pertanian Cina
Ogah Terjebak Kekeringan Lagi, Cina Bakal Tingkatkan Infrastruktur Air

Namun, Pay relatif optimis tentang langkah-langkah yang diambil oleh Pemerintah Cina, beserta dengan seruannya untuk menyesuaikan dengan kondisi lokal.

Menurutnya, perintah untuk mengalihkan sumber air mungkin akan membantu daerah-daerah yang tidak dapat mengakses air. Selain itu, Beijing juga telah mengumumkan adanya subsidi.